Ada 'Google', Tol & Kereta, PNS Ogah Pindah ke Ibu Kota Baru?

Tech - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
07 November 2019 10:09
Foto: Ratas Jokowi
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan sederet impian mengenai ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur (Kaltim). Ia menegaskan tujuan pemindahan ibu kota bukan soal pindahkan istana atau gedung pemerintahan ke lokasi baru. Pemindahan ibu kota untuk mengembangkan sebuah kawasan yang multi fungsi.

"Pemerintah akan membangun kota yang smart metropolis. Saya hanya bayangkan, di sana nanti ada kluster pemerintahan, ada kluster teknologi dna inovasi seperti Silicon Valley, ada kluster pendidikan universitas terbaik ada di sana, klutser layanan kesehatan, dan kluster wisata. Inilah yang ada di bayangan kita," kata ujarnya.


Jokowi menegaskan hal ini saat menyampaikan pidato pembukaan Indonesia Infrastructure Week 2019, di JIExpo Kemayoran, Rabu (6/11/2019). Ia juga bilang, ibu kota baru akan menjadi jawaban dalam penciptaan kualitas hidup tertinggi bagi para penghuninya.


"Bebas emisi, ke mana-mana bisa jalan kaki, bisa bersepeda, transportasi publik yang bebas emisi. Kota dinamis, harga terjangkau, dan kota yang menggembirakan. Kota yang masyarakatnya majemuk. Inilah bayangan di benak saya," ujar Jokowi

Lebih jauh, ibu kota baru nantinya tak hanya sebagai pusat pemerintahan tapi sebagai pusat bisnis. Lokasi ibu kota baru berada di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara Kalimantan Timur, akan disiapkan menjadi pusat para orang-orang berbakat.

"Ibu kota negara bukan hanya kota pemerintahan. Kota baru juga kota bisnis. Tetapi bisnis yang bebas emisi, atau industri yang bebas emisi yang mempekerjakan orang kelas dunia. Google Global Talent akan ada di sana," katanya.


Kota Orang-orang Berbakat
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4 5
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading