Terungkap! AOL Ingin Caplok Facebook, YouTube & Tencent

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
16 August 2019 10:05
Terungkap! AOL Ingin Caplok Facebook, YouTube & Tencent Foto: REUTERS/Andrew Kelly
Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah fakta baru mengenai AOL terungkap. Raksasa internet ini ternyata pernah ingin mencaplok YouTube, Facebook dan sebagian kecil saham Tencent untuk memperbesar bisnisnya.

Hal ini diungkapkan oleh mantan CEO Amerika Online Jon Miller. AOL merupakan salah satu raksasa internet di era 90-an yang kemudian tergusur oleh Google dan Facebook.


Jon Miller mengatakan ia berdiskusi dengan pendiri YouTube, Chad Hurley, Steve Chen dan Jawed Karim pada Januari-Juni 2006. Pada musim panas tahun itu dia juga berbicara dengan pendiri Facebook Mark Zuckerberg. Adapun pembelian saham Tencent dilakukan pada 2004.


Pada akhirnya rencana akuisisi tersebut dibatalkan dan menguap begitu saja. Kegagalan ini dibebankan kepada petinggi perusahaan Time Warner.

Terungkap! AOL Ingin Caplok Facebook, YouTube & TencentFoto: America Online REUTERS/Andrew Kelly

"Kami ingin melakukan sebuah aksi," ujar Jon Miller seperti dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (16/8/2019). "Kami sudah menargetkan membeli YouTube sebelum pihak lain. Kami memiliki peluang membeli Facebook sebelum Yahoo mencoba melakukannya. Kami memilik kesempatan untuk membeli saham Tencent."

Pada 2006, Yahoo menawar Facebook sebesar US$1 miliar, namun ditolak oleh Mark Zuckerberg, mengutip beberapa laporan. Saat ini kapitalisasi pasar Facebook mencapai US$510 miliar.


Pada 2016, Google mengakuisisi YouTube sebesar US$1,65 miliar dan menjadi salah satu akuisisi terbesar yang pernah ada. Morgan Stanley memperkirakan valuasi YouTube mencapai US$160 miliar tahun lalu.

Tencent, raksasa teknologi China yang memiliki WeChat dan beberapa aset video game, dengan valuasi US$400 miliar. Miller mengatakan ingin mengakuisisi 20% lebih saham Tencent.


"Pada akhirnya kami tidak mendapat dukungan untuk melakukan itu. Kami tahu kami harus melakukan sebuah aksi untuk melakukan perubahan, tetapi yang kami lakukan tidak cukup untuk melakukan game-changing," terang Jon Miller.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading