Pasar Ponsel RI: Xiaomi Salip Oppo, Samsung Kokoh di Puncak

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
26 July 2019 12:58
Pasar smartphone Indonesia semakin terkonsentrasi pada lima produsen ponsel. Yakni: Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo dan Asus.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar smartphone Indonesia semakin terkonsentrasi pada lima produsen ponsel. Kelima produsen ini memiliki pangsa pasar 80% pada kuartal I-2019. Ini merupakan laporan dari lembaga riset Counterpoint, seperti dikutip Jumat (26/7/2019).

Kelima penguasa pasar ponsel Indonesia adalah Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo dan Asus. Kelima produsen ponsel ini sudah empat tahun lebih di pasar Indonesia dan memiliki jaringan offline yang kuat dibandingkan kompetitor lainnya.


Meski begitu, secara keseluruhan pengiriman ponsel ke Indonesia kuartal I-2019 turun 4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hal ini disebabkan oleh penurunan permintaan setelah kuartal IV-2018 terjadi peningkatan permintaan.


"Indonesia merupakan salah satu pasar utama di Asia Tenggara yang dipantau oleh OEM (original equipment manufacture). dua perlima populasi tinggal di daerah pedesaan, yang jauh lebih tinggi daripada negara-negara maju di kawasan Asia Pasifik (APAC). Selanjutnya, penetrasi 4G, serta jangkauan, berkembang pesat," ujar Analis Counterpoint Parv Sharma.

Pasar Ponsel RI: Xiaomi Salip Oppo, Samsung Kokoh di PuncakFoto:Klasemen penguasa pasar ponsel Indonesia (Counterpoint)

"Ini menawarkan peluang besar bagi OEM smartphone untuk menargetkan ponsel berfitur dan pengguna smartphone tingkat pemula yang ingin meningkatkan ke perangkat 4G. Tren peningkatan ini akan mendorong pasar ponsel pintar Indonesia tumbuh 7% YoY pada 2019 sesuai perkiraan kami."

Ponsel untuk pemula dengan harga di bawah US$200 atau Rp 2,8 juta mendominasi pasar smartphone Indonesia dan menguasai 75% pasar.


"Ke depan, kami memperkirakan segmen menengah ke atas mendapatkan lebih banyak daya tarik karena lebih banyak merek Cina untuk memperluas portofolio produk mereka di segmen menengah ke atas," ujar Counterpoint.

"Offline masih tetap merupakan strategi saluran dominan untuk OEM. Pengecer terkemuka seperti Erajaya telah berhasil menjalin kemitraan dengan OEM utama, dan ini adalah salah satu alasan mengapa kami telah melihat bahwa pangsa lima merek teratas berkembang di negara ini," ujar Associate Director Counterpoint, Tarun Pathak.


"Selain itu, pemerintah akan memperkenalkan aturan baru pada bulan Agustus, yang bertujuan untuk mengekang distribusi handset ilegal. Kami percaya ini adalah langkah ke arah yang benar dan akan berdampak positif bagi pengecer terkemuka di negara ini."

Simak video tentang pasar ponsel Indonesia di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]


(roy/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading