Tokopedia Cs Terlalu Dominan, 20 e-Commerce Gulung Tikar

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
13 May 2019 13:57
Tokopedia Cs Terlalu Dominan, 20 e-Commerce Gulung Tikar
Jakarta, CNBC IndonesiaE-commerce atau marketplace atau toko online menjadi salah satu bisnis yang bertumbuh pesat dalam ekonomi digital tahan air. E-commerce juga menjadi industri dengan persaingan ketat yang membuat banyak pemain gulung tikar.


Berdasarkan penelitian iPrice dalam dua tahun terakhir ada 20 e-commerce lokal yang mundur dari pasar. Kebanyakan dari mereka adalah e-commerce kecil seperti What We Like, Tororo, Frozen Shop, Livaza, Brandoutlet, UKM Market, Kinerja Mall, Onmol, KuKa, shoppe33, Seroya Mart, Mall Jualan, Paradise Store, Lojai, Toko1001, Benlieschoice, Tokologi, Ngshope, Shoes Vaganza, Caristyle.

"Tapi belakangan ada pula pemain besar seperti Matahari Mall yang dilebur ke perusahaan induk," jelas iPrice dalam rilisnya yang dikutip Senin (13/5/2019).


Persaingan dalam industri e-commerce memang sangat ketat karena melibatkan uang dalam jumlah besar. Maklum, pemain-pemain besar aktif membakar duit dengan menawarkan diskon dan cashback. Para pemain besar seperti Tokopedia, Bukalapak, Lazada hingga Shopee memang cukup banyak dapat suntikan dana para investor.


Selain banyak yang mundur, banyak pula yang lahir. Salah satunya di e-commerce elektronik. Alasannya pasar elektronik dianggap potensial. Bila kuartal II-2017 hanya ada dua pemain, yakni Bhinneka dan Electronic Solution maka pada kuartal II-2018 jumlah bertambah Electronic City dan Pemmz.

Kuartal I-2019 jumlah pemainnya menjadi 8 perusahaan. Yakni, hinneka, Laku6, Jakarta Notebook, PlazaKamera, Pasarwarga, Pemmz, Electronic City, dan Electronic Solution. Dan pada Q1 2019 ini Bhinneka mencatatkan rataan kunjungan web bulanan terbanyak di e-commerce khusus elektronik, yaitu 3.446.500 kunjungan per bulan.

Simak video tren baru e-commerce Indonesia di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]


(roy/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading