Punya Kas Rp 3.156 T, Apple Caplok Kompetitor 2 Minggu Sekali

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
07 May 2019 11:03
Punya Kas Rp 3.156 T, Apple Caplok Kompetitor 2 Minggu Sekali
Jakarta, CNBC Indonesia - Diam-diamĀ Apple Inc ternyata rajin mencaplok perusahaan-perusahaan teknologi. Rata-rata setiap dua hingga tiga minggu sekali Apple membeli perusahaan lain.

CEO Apple Tim Cook menyatakan dalam enam bulan terakhir Apple telah membeli 20-25 perusahaan. Apple sering tidak mengumumkan aksi korporasi ini karena perusahaan yang dicaplok adalah perusahaan kecil.

"Apple mencaplok perusahaan tersebut terutama untuk mencari bakat (SDM) dan kekayaan intelektual," ujar Tim Cook seperti dikutip dari CNBC International, Selasa (7/5/2019).


Keputusan bisnis nan agresif ini tak lepas dari kondisi keuangan Apple yang sehat. Dalam laporan keuangan kuartal II tahun fiskal 2019, Apple memiliki kas (dana tunai) US$225,4 miliar atau setara Rp 3.155,6 triliun (asumsi US$1 = Rp 14.000).

Apple sendiri telah berjanji untuk berkontribusi US$350 miliar ke dalam perekonomian AS selama lima tahun melalui ekspansi bisnis dan pajak yang direpatriasi.

Punya Kas Rp 3.156 T, Apple Caplok Kompetitor 2 Minggu SekaliFoto: Doc CNBC

Tim Cook mengatakan setelah berinvestasi di sektor pendidikan, seperti kampus baru senilai US$ 1 miliar di Austin, Texas, perusahaan mengalihkan fokusnya dan akan membelanjakan dananya ke tujuan lain.


"Jika kami memiliki sisa uang, kami melihat apa lagi yang bisa [kami] lakukan," kata Tim Cook. "Kami mencari apa yang kami butuhkan dan memiliki tujuan strategis untuk itu. Jadi, kami mengakuisisi perusahaan rata-rata setiap dua hingga tiga minggu."

Dalam perjalanannya, Apple memang jarang melakukan akuisisi bernilai besar meski punya kas besar dan investor terus mendesak perusahaan untuk melakukan hal tersebut.

Akuisisi terbesar Apple adalah ketika mencaplok Beats senilai US$3 miliar pada 2014 dan mengubahkan menjadi layanan streaming Apple Music. Pada 2016, Apple pernah diisukan akan mengakuisisi Time Warner. Namun rencana itu tak terlaksana.


Simak video tentang layanan baru Apple di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]


(roy/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading