Perkembangan Teknologi

Transaksi GoPay Tahun lalu Rp 87 T, OVO Berapa?

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
11 February 2019 11:24
Transaksi GoPay Tahun lalu Rp 87 T, OVO Berapa?
Jakarta, CNBC Indonesia - GoPay menjadi salah satu uang elektronik berbasis server (e-wallet) yang termasuk dalam top of mind di masyarakat pengguna Indonesia. Setelahnya ada OVO yang terafiliasi dengan dengan Lippo Group.

Mengutip rilis Go-Jek tertanggal 1 Februari 2019, sepanjang tahun 2018, gross transaction Value (GTV) atau transaksi pengguna di Go-Jek mencapai US$9 miliar atau setara Rp 125 triliun. Ini adalah transaksi di seluruh pasar di. mana Go-Jek beroperasi.

Adapun transaksi penggunaan Go-Pay mencapai US$6,3 miliar atau setara Rp 87 triliun. Angka ini setara dengan 69,6% dari transaksi keseluruhan Go-Jek.


Lalu berapa total transaksi milik OVO?

Direktur OVO Harianto Gunawan belum mau buka-bukaan berapa nilai transaksi OVO. Namun, Harianto mengklaim tahun lalu jumlah penggunanya naik 400%.

"Sementara transaksi OVO tumbuh 75 kali lipat tahun lalu, atau sekitar satu miliar transaksi," ujarnya di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dalam menangkap pengguna, OVO menggunakan jaringan bisnis Lippo. Mereka aktif menawarkan OVO di gerai belanja, pusat perbelanjaan milik Grup Lippo.

Selain itu, OVO baru saja bekerja sama dengan raksasa e-commerce Tokopedia. OVO menggantikan Tokocash milik Tokopedia yang belum keluar izin uang elektroniknya.

Kerja sama OVO dan Tokopedia perlu diwaspadai. Pasalnya, pola pengembangan ini mirip yang dilakukan Alibaba terhadap Alipay, di mana uang elektronik resmi di Alibaba hanya Alipay. Dengan cepat Alipay menjadi salah satu uang elektronik terpopuler dengan transaksi besar di China.

Selain itu, OVO juga menjadi alat pembayaran jaringan taksi online Grab di Indonesia.

Saksikan video soal strategi perang diskon dari OVO dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video CNBC]



(roy/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading