Perkembangan Teknologi

Akun Palsu Dihapus, Bos Twitter Kehilangan 300.000 Follower

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
13 July 2018 16:31
Twitter telah menghapus akun yang disebut
Jakarta, CNBC Indonesia - CEO Twitter Jack Dorsey kehilanggan 200.000 pengikutnya di media sosial miliknya sendiri setelah kebijakan penghapusan akun palsu.

Twitter telah menghapus akun yang disebut "akun terkunci" sebagai bagian dari inisiatif untuk membersihkan platform dari akun bot.


Twitter akan mengunci akun yang menunjukkan perilaku mencurigakan seperti men-tweet sejumlah besar balasan yang tidak diminta atau menyebutkan akun secara massal. Kemudian menghapusnya.


Kebijakan ini sejalan dengan tindakan yang diambil Unilever yang menindak penyebaran follower palsu. Perusahaan raksasa konsumen ini memutuskan untuk menghentikan kerja sama dengan influencer yang membeli follower di media sosial.

Follower palsu dianggap sebagi musuh industri periklanan. Mereka bisa menipu para tenaga pemasaran soal ketertarikannya dan keberhasilan kampanye iklan. Follower palsu telah membuat perusahaan pengiklan menjangkau audiens digital yang tidak nyata.

Twitter mulai menghapus akun terkunci pada hari Kamis (12/7/2018), untuk meningkatkan "akurasi dan transparansi" di platform, CNBC International melaporkan.

Setelah pembersihan dimulai, Dorsey mengatakan dalam tweet: "Saya kehilangan 200 ribu pengikut."

Akun Palsu Dihapus, Bos Twitter Kehilangan 300.000 FollowerFoto: IST via Twitter

Dorsey bukan satu-satunya selebriti yang kehilangan pengikut.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kehilangan lebih dari 300.000 pengikut sementara mantan Presiden Barack Obama kehilangan lebih dari 2,3 juta pengikut.

Bintang pop Katy Perry dan Justin Bieber kehilangan sekitar 2,8 juta dan 2,7 juta, masing-masing.

Dan akun resmi Twitter kehilangan jumlah terbesar, jumlah pengikut turun lebih dari 7,7 juta.



(roy/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading