Emas Dunia Terbang, Koin Dinar Kok Turun ke Bawah 4 Juta?

Syariah - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
23 July 2020 12:23
Ancient gold coins are displayed in Caesarea, north of Tel Aviv along the Mediterranean coast February 18, 2015. REUTERS/Nir Elias

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga koin dinar PT Aneka Tambang (Antam) Tbk hari ini turun pada perdagangan Kamis (23/7/2020), padahal harga emas dunia melesat tinggi Rabu kemarin.

Berdasarkan situs logammulia.com, Koin 1 dinar dengan kemurnian Au 91,7% hari ini dibanderol Rp 3.671.073, turun Rp 19.467 dibandingkan kemarin. 1 koin dinar ini memiliki berat 4,25 gram. PT Antam juga menjual koin ½ dinar, 2 dinar, dan 4 dinar.

Penurunan juga terjadi pada koin dinar dengan kemurnian FG 99,99%, yang harganya turun lagi ke bawah Rp 4.000.000. Hari ini koin dinar FG 99,99% dibanderol Rp 3.990.750, turun Rp 21.250 dari harga kemarin. 


Berbeda dengan koin dinar, koin dirham yang berbahan dasar perak justru naik pada hari ini.

1 koin dirham dengan kemurnian Ag 99,95% dibanderol Rp 89.915 naik Rp 149 dari kemarin. 1 koin dirham yang juga diproduksi Antam ini memiliki berat 2,975 gram.

Kedua koin ini dikenal sebagai alat perdagangan resmi yang paling stabil dan sesuai syariah sejak berabad-abad lamanya. Selain itu baik dinar dan dirham dapat juga digunakan untuk pembayaran zakat, alat investasi atau simpanan, serta menjadi mahar.

Harga emas dunia memang salah satu faktor yang mempengaruhi harga koin dinar yang berbahan dasar emas. Tetapi ada juga faktor lain seperti nilai tukar rupiah serta supply-demand. Kali ini faktor selain emas sepertinya yang menentukan harga koin dinar. Sebabnya harga emas dunia kemarin terbang tinggi.

Berdasarkan data Refinitiv, emas melesat 1,64% ke US$ 1.871,75/troy ons, mengukuhkan posisinya di level tertinggi sejak September 2011.

Memanasnya hubungan Amerika Serikat (AS) dengan China kali ini menjadi pemicu penguatan emas dunia. Kementerian Luar Negeri China mengatakan pihak AS pada 21 Juli lalu meminta China untuk menutup konsulatnya di Houston.

Memanasnya hubungan kedua negara bisa menjadi kabar buruk di tengah kemerosotan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Jika hubungan kedua negara semakin tereskalasi, ada risiko pertumbuhan ekonomi global semakin merosot, dan permintaan emas sebagai safe haven semakin meningkat harganya pun melesat.

Sayangnya, harga koin dinar pada hari ini tidak mengikuti pergerakan emas dunia tersebut.


TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading