Heboh Pasar Muamalah Pakai Koin Dinar, Emang Berapa Harganya?

Syariah - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
04 February 2021 15:38
This photo taken Wednesday, March 4, 2015 shows a 10 dinar gold coin from Morocco's Almohad Dynasty on exhibit at the Mohammed VI Museum of Modern and Contemporary art in Rabat, Morocco. The

Jakarta, CNBC Indonesia - Rupiah merupakan alat pembayaran transaksi jual-beli yang sah di Indonesia. Namun, baru-baru ini muncul Pasar Muamalah di Depok, Jawa Barat yang bertransaksi menggunakan koin dinar dan dirham.

Koin dinar dan dirham memang banyak beredar di Indonesia, tetapi bukan sebagai alat pembayaran.

PT Aneka Tambang (Antam) menjadi salah satu menjual koin dinar yang berbahan dasar emas dan dirham yang berbahan dasar perak. Namun, koin dinar dan dirham tersebut digunakan sebagai alat investasi atau simpanan, serta menjadi mahar, bukan sebagai alat transaksi jual-beli.


Melansir data dari situs resmi Antam, logammulia.com, koin 1 dinar dengan kemurnian 99,99% dibanderol Rp 3.539,140.

Sementara itu koin 1 dinar dengan kemurnian 91,7% dibanderol Rp 3.539.140. Sementara itu koin dirham dengan kemurnian 99,95% dibanderol Rp 94.675. Harga koin dinar dan dirham tersebut berubah-ubah setiap harinya. 

PT Antam menjual koin dinar dengan kemurnian 91,7% mulai dari pecahan 1/4 dinar hingga 4 dinar, sementara kemurnian 99,99% mulai pecahan 1/4 dinar hingga 2 dinar. Sementara koin dirham yang berbahan dasar perak dengan kemurnian 99,95% dijual dengan pecahan 1 dan 5 dirham.

Pasar Muamalah, menurut Lurah Tanah Baru Kota Depok, Zakky Fauzan, beroperasi setiap Minggu per dua pekan sekali di Jalan Raya Tanah Baru, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Kota Depok. Pasar Muamalah dibuka di sebuah ruko milik seorang warga bernama Zaim (60) dan beroperasi mulai pukul 7.00-11.00 WIB.

Menurutnya, setiap transaksi di pasar tersebut menggunakan koin dinar dan dirham. Pasar tersebut menjual sejumlah barang seperti sendal nabi, parfum, makanan ringan, madu, hingga pakaian.

"Yang saya ketahui untuk proses pembayaran pada transaksi jual beli di Pasar Muamalah dengan menggunakan koin dinar dan dirham," kata Zakky.
Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah menangkap pendiri Pasar Muamalah, Zaim Saidi.

"Benar (Zaim Saidi ditangkap)," kata Karo Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (3/2) pagi.

CNNIndonesia menuliskan, Rusdi belum menuturkan lebih lanjut terkait dengan alasan penangkapan itu dilakukan. Termasuk, Direktorat yang menangani perkara tersebut hingga harus menangkap pendiri pasar tersebut.

Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) dalam siaran persnya mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan menghindari transaksi menggunakan alat pembayaran selain rupiah.

"BI mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan menghindari penggunaan alat pembayaran selain Rupiah. Dalam hal ini kami menegaskan bahwa Dinar, Dirham atau bentuk-bentuk lainnya selain uang Rupiah bukan merupakan alat pembayaran yang sah di wilayah NKRI," tulis BI dalam siaran persnya.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading