Rupiah "Ditinggal" Investor, Kurs Riyal Menguat ke Rp 3.772

Syariah - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
26 June 2020 20:27
Riyal (REUTERS / Hamad I Mohammed)

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah lesu pada perdagangan Jumat (26/6/2020), melemah nyaris terhadap semua mata uang, termasuk riyal Arab Saudi. Padahal sentimen pelaku pasar sedang cukup bagus yang seharusnya membuat rupiah perkasa. Riyal hari ini menguat 0,37% melawan rupiah ke Rp 3.772/SAR di pasar spot, melansir data Refinitiv.

Membaiknya sentimen pelaku pasar terlihat dari penguatan bursa saham Asia dan Eropa hari ini. Sayangnya, rupiah yang biasanya garang ketika sentimen pelaku pasar sedang bagus hari ini malah melempem.

Hasil survei 2 mingguan Reuters bisa menjadi jawaban kenapa rupiah melemah pada hari ini. Survei tersebut menunjukkan para pelaku pasar mulai mengurangi posisi beli (long) rupiah dalam 2 pekan terakhir.


Meski survei tersebut menunjukkan posisi rupiah melawan dolar AS, tetapi tetap saja bisa menggambarkan sentimen pelaku pasar terhadap Mata Uang Garuda.

Menurut survei tersebut, adanya risiko penyebaran pandemi penyakit akibat virus corona (Covid-19) menjadi penyebab investor kembali melepas aset-aset negara emerging market, termasuk Indonesia. Apalagi, menurut Reuters pelaku pasar melihat Bank Indonesia (BI) akan kembali memangkas suku bunga acuannya.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, saat mengumumkan pemangkasan suku bunga pekan lalu memang menyatakan memiliki ruang untuk kembali menurunkan BI 7 Day Reserve Repo Rate.

Di tahun ini, BI sudah memangkas suku bunga sebanyak 3 kali masing-masing sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,25%. Jika suku bunga kembali dipangkas, yield obligasi juga akan menurun, sehingga menurunkan daya tarik investasi di Indonesia. Akibatnya rupiah menjadi lesu pada perdagangan hari ini.


TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]

(pap/pap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading