Newsletter

Operasi Penyelamatan Rupiah Dimulai, Bisa Bangkit Seperti IHSG?

Emanuella Bungasmara Ega Tirta, CNBC Indonesia
Rabu, 06/05/2026 06:30 WIB
Foto: Infografis/ Ekonomi RI Tumbuh 5,61%: Tertinggi di G-20, China & Arab Kalah Telak/Aristya Rahadian
  • Pasar keuangan Indonesia ditutup beragam, saham menguat sementara rupiah ambruk
  • Wall Street mencetak rekor setelah harga minyak turun
  • Perkembangan perang dan data ekonomi dalam negeri akan menjadi penggerak pasar hari ini

Jakarta, CNBC Indonesia- Pasar keuangan dalam negeri ditutup beragam pada perdagangan Selasa (5/5/2026). Bursa saham menguat sementara rupiah melemah.

Pasar keuangan Indonesia diharapkan kompak naik pada hari ini. Selengkapnya mengenai proyeksi pasar hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 85,16 poin atau 1,22% ke level 7.057,11 pada penutupan perdagangan Selasa (5/5/2026).

Sebanyak 342 saham naik, 314 turun, dan 163 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 16,9 triliun, melibatkan 41,39 miliar saham dalam 2,42 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun naik menjadi Rp 12.630 triliun.

Asing masih mencatat net sell sebesar Rp 518,4 miliar.

Berdasarkan data pasar, ada lima saham yang mencatat nilai transaksi tertinggi, yakni Barito Pacific (BRPT) Rp 2,58 triliun, Bank Central Asia (BBCA) Rp 2,25 triliun, Bank Mandiri (BMRI) Rp 2,03 triliun, dan Petrosea (PTRO) Rp 1,66 triliun, dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp 1,63 triliun.


(emb/emb) Add as a preferred
source on Google
Pages