Wall Street Tetap Pesta Meski Perang Membara & Minyak Panas, RI Bisa?
- Pasar keuangan Indonesia berakhir di zona merah, bursa saham dan mata uang rupiah jatuh
- Walll Street terbang dan mencetak rekor
- Perkembangan perang, realisasi investasi dan data ekonomi akan menjadi penggerak pasar hari ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia berakhir di zona merah. Baik bursa saham ataupun nilai tukar sama-sama melemah.
Pasar keuangan Indonesia diperkirakan masih akan menghadapi tekanan pada hari ini. Selengkapnya mengenai proyeksi pasar hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin, Rabu (22/4/2026), ditutup melemah 17,77 poin atau 0,24% ke 7.541,61.
Sebanyak 440 saham naik, 240 turun, dan141 tidak bergerak. Nilai transaksi kemarin mencapai Rp18,15 triliun, melibatkan 49,44 miliar saham dalam 2,95 juta kali transaksi.
Kapitalisasi pasar pun turun menjadi Rp 13.361 triliun. Investor asing mencatat net sell sebesar Rp826,42 miliar pada perdagangan kemarin sekaligus mengakhiri tren positif net buy pada Senin-Selasa pekan ini.
Mayoritas sektor perdagangan berada di zona hijau dengan koreksi terbesar dibukukan sektor infrastruktur, energi dan barang baku. Sementara itu industri, finansial dan konsumer primer mencatatkan kenaikan tertinggi kemarin.
(mae/mae) Add
source on Google