MARKET DATA
Newsletter

Wall Street Tetap Pesta Meski Perang Membara & Minyak Panas, RI Bisa?

mae,  CNBC Indonesia
23 April 2026 06:20
Profil Trump saat berpidato. (REUTERS/Evan Vucci)
Foto: Profil Trump saat berpidato. (REUTERS/Evan Vucci)

Pelaku pasar keuangan perlu mencermati sejumlah sentimen yang menggerakkan pasar keuangan hari ini, Rekor Wall Street diharapkan bisa menjadi katalis positif untuk IHSG hari ini. Namun, menguatnya indeks dolar dan harga minyak bisa menekan rupiah.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) juga akan menyampaikan realisasi investasi kuartal I yang mencerminkan kepercayaan dunia investor terhadap ekonomi Indonesia di awal tahun ini.

Perkembangan Perang

Iran menyita dua kapal di Selat Hormuz pada Rabu, memperketat kontrol atas jalur pelayaran strategis itu setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan tanpa tanda-tanda perundingan damai dimulai lagi.

Trump tetap mempertahankan blokade laut AS terhadap perdagangan Iran. Iran menegaskan gencatan senjata penuh hanya masuk akal jika blokade dicabut.


Penyitaan kapal ini menjadi yang pertama sejak perang dimulai akhir Februari. Ketegangan di Hormuz membuat sekitar 20% pasokan minyak dan gas dunia tertahan, mendorong harga minyak Brent naik di atas US$100 per barel.

Jumlah kapal yang melintasi HormuzFoto: Reuters


Trump mengatakan gencatan senjata diperpanjang atas permintaan mediator Pakistan, tetapi belum menetapkan batas waktu baru. Pakistan masih berupaya mempertemukan kedua pihak setelah perundingan gagal terlaksana.

AS dan Iran masih berselisih soal isu utama. Washington ingin Iran menghentikan pengayaan uranium, sementara Teheran menuntut perang diakhiri, sanksi dicabut, ganti rugi dibayar, dan kontrol Iran atas Hormuz diakui.

Harga Minyak Melonjak Lagi, Dolar Terbang

Harga minyak melonjak kembali setelah Iran memblokade Hormuz lagi. Pada penutupan perdagangan Rabu (22/4/2026), harga minyak brent melesat 3,5% ke US$ 101,91 per barel atau tertinggi sejak dua pekan terakhir. Ini juga menjadi pertama kali brent menyentuh level US$ 100 lagi sejak 8 April 2026.

Harga minyak WTI naik 1% ke US$ 92,96 per barel.

Kenaikan harga minyak berimbas ke lonjakan harga dolar AS. Indeks dolar terbang ke 98,59 atau posisi tertinggi dalam 12 hari terakhir.



Lonjakan indeks dolar menandai investor tengah memburu dolar dan menjual instrument investasi non-denominasi dolar. Kondisi ini bisa memicu outflow dari Emerging Market sehingga memicu tekanan pada rupiah.

Harga minyak melonjak kembali setelah Iran memblokade Hormuz lagi. Pada penutupan perdagangan Rabu (22/4/2026), harga minyak brent 

Realisasi Investasi Kuartal I

BKPM akan menggelar konferensi pers Realisasi investasi Triwulan I 2026 dan Implementasi KBLI 2025 oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Hukum, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, dan Kepala Badan Pusat Statistik.

Realisasi ini akan mencerminkan seberapa besar ketertarikan investor lokal dan asing dalam menanamkan modal di Indonesia pad Januari-Maret 2026 atau awal tahun yang penuh gejolak.
Kepala BKPM Rosan Roeslani sudah melaporkan kinerja investasi kuartal I-2026 kepada Presiden Prabowo Subianto. Namun, menarik disimak lebih lanjut detail dari realisasi tersebut.

Investasi kuartal I-2026 yang mencapai Rp498,79 triliun, melampaui target pemerintah sebesar Rp497 triliun.

Capaian tersebut tumbuh 7,22% secara tahunan (yoy). Sementara penyerapan tenaga kerja mencapai 706.569 orang, naik 18,93% yoy.

Menurut Rosan, komposisi investasi domestik dan asing relatif seimbang. Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai 49,89%, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) sekitar Rp249,94 triliun. Investasi di luar Jawa juga lebih besar, yakni 50,37%, dibanding Jawa 49,63%.

Adapun lima negara investor terbesar di Indonesia berasal dari Singapura, Hong Kong, China, AS dan Jepang.

BI Tahan Suku Bunga

Bank Indonesia (BI) kembali memutuskan mempertahankan suku bunga acuan BI Rate di level 4,75% pada April 2026. Beriringan dengan ditahannya suku bunga deposit facility 3,75% dan suku bunga lending facility 5,5% pada April 2026.

"Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada tanggal 21 dan 22 April memutuskan untuk mempertahankan BI Rate tetap sebesar 4,75%," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam Konferensi Pers yang diadakan secara daring pada Rabu (22/4/2026).

Perry menjelaskan keputusan ini konsisten dengan upaya meningkatkan efektivitas strategi penyesuaian struktur suku bunga instrumen operasi moneter dalam memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak memburuknya kondisi perekonomian global akibat perang di Timur Tengah.


Ke depan, Bank Indonesia siap menempuh penguatan lebih lanjut kebijakan moneter yang diperlukan untuk tetap mempertahankan stabilitas nilai tukar Rupiah dan menjaga inflasi 2026 dan 2027 dalam sasaran 2,5±1%.

Sementara itu, kebijakan makroprudensial terus diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit/pembiayaan ke sektor riil dengan tetap mempertahankan stabilitas sistem keuangan.

Kebijakan sistem pembayaran terus diarahkan untuk turut menopang kegiatan ekonomi melalui perluasan akseptasi pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan keandalan dan ketahanan infrastruktur sistem pembayaran.

BI juga membeberkan kebijakan makroprudensial seperti mempertahankan: (i) Rasio Countercyclical Capital Buffer (CCyB) sebesar 0%; (ii) Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) pada kisaran 84-94%; (iii) Rasio Pendanaan Luar Negeri (RPLN) maksimum 35% dari modal bank; (iv) Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) sebesar 5% dengan fleksibilitas repo sebesar 5%; dan (v) rasio PLM Syariah sebesar 3,5% dengan fleksibilitas repo sebesar 3,5%. Kebijakan lain adalah pengecualian atas larangan transaksi NDF jual valuta asing terhadap Rupiah di pasar luar negeri bagi Dealer Utama Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing (PUVA) tertentu yang memenuhi persyaratan dari Bank Indonesia guna mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah dan pendalaman pasar keuangan domestik;

Pertumbuhan Kredit Bisa Tembus 12%

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo optimistis pertumbuhan kredit perbankan bisa menembus 8-12% sepanjang 2026, ditopang turunnya suku bunga dan likuiditas perbankan yang masih longgar.

Target batas atas 12% tersebut lebih tinggi dibanding realisasi pertumbuhan kredit 2025 yang tercatat 9,69% secara tahunan. Sebelumnya, kredit sempat tumbuh 10,39% pada 2024.

"Pertumbuhan kredit 2026 berada di kisaran 8-12%, dipengaruhi sisi permintaan dan penawaran," ujar Perry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI, Rabu (22/4/2026).

Dari sisi pendorong, Perry menyoroti penurunan bunga kredit yang mulai terasa. Hingga Maret 2026, suku bunga kredit turun ke level 8,76%, atau turun 44 basis poin dibanding periode sebelumnya.

Sementara bunga deposito turun lebih cepat menjadi 4,19%, merosot 62 basis poin. Menurut Perry, hal itu didorong koordinasi perbankan dalam menekan pemberian special rate deposito yang kini tinggal 26,3% dari total Dana Pihak Ketiga (DPK).

Dengan bunga yang makin rendah, penyaluran kredit juga mulai menanjak. Per Maret 2026, pertumbuhan kredit tercatat 9,49%, naik dari Februari yang sebesar 9,37%.

BI juga melihat ruang ekspansi kredit masih besar. Pasalnya, nilai undisbursed loan atau kredit yang sudah disetujui namun belum dicairkan masih mencapai Rp2.527,46 triliun, setara 22,59% dari total plafon kredit.

Dari sisi pendanaan, kondisi perbankan juga dinilai solid. Dana Pihak Ketiga tumbuh 13,55% pada Maret 2026, memberi ruang bagi bank untuk terus menyalurkan pembiayaan ke sektor riil.

Dengan kombinasi bunga turun, likuiditas longgar, dan permintaan kredit yang mulai pulih, BI menilai mesin kredit perbankan siap kembali ngebut tahun ini.

PT POS Jadi Holding

Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) mendorong penguatan peran PT Pos Indonesia sebagai induk konsolidasi BUMN logistik nasional. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah membangun rantai distribusi yang lebih efisien dan terintegrasi.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan seluruh perusahaan pelat merah harus adaptif terhadap perubahan teknologi dan siap menjalani transformasi besar-besaran.

"Saya ingin semua memiliki pemahaman yang sama mengenai transformasi yang terjadi di perusahaan-perusahaan BUMN. Karena seluruh transformasi ini akan dialami semua BUMN," ujar Dony dalam keterangannya, Rabu (22/4/2026).

Menurut Dony, transformasi bukan sekadar arahan pemerintah, tetapi kebutuhan mendesak agar BUMN menjadi perusahaan yang berkelanjutan, terus berkembang, dan bisa diwariskan ke generasi berikutnya.

Dalam konteks logistik, PT Pos Indonesia dinilai strategis untuk menjadi nakhoda holding logistik nasional. Konsolidasi ini diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, memangkas biaya logistik nasional, serta memperlancar distribusi barang ke seluruh pelosok Indonesia.

Tak hanya itu, Pos Indonesia juga diminta memperkuat daya saing lewat peningkatan kualitas layanan, efisiensi operasional, dan percepatan digitalisasi bisnis.

Dengan transformasi tersebut, pemerintah berharap PT Pos Indonesia bisa naik kelas dari perusahaan jasa pos tradisional menjadi pemain utama logistik nasional yang menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Pemerintah Menaikkan HAP Sapi

Pemerintah secara resmi telah memutuskan melakukan penyesuaian Harga Acuan Penjualan (HAP) untuk komoditas sapi hidup. Kenaikan ini menjadi salah satu respons atas tekanan global yang mulai memengaruhi harga pangan impor.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, kenaikan HAP sapi hidup diperkirakan sekitar Rp1.000 per kilogram (kg). Dengan penyesuaian ini, harga acuan sapi hidup berada di kisaran Rp59.000 per kg.

"Itu ada penyesuaian kira-kira seribu rupiah lebih per kilonya sapi hidup. Dari Rp58.000 menjadi Rp59.000 sekian," kata Zulhas dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Ia menjelaskan, kenaikan ini tidak lepas dari dampak kondisi geopolitik global yang ikut mendorong kenaikan harga sejumlah komoditas impor, termasuk sapi hidup.

"Memang ini walaupun jauh ya perangnya itu, geopolitik, tapi memang mempengaruhi tarif rotasi. Karena itu juga, beberapa pangan impor itu melakukan penyesuaian. Misalnya sapi hidup," ujarnya.

Meski ada penyesuaian di tingkat hulu, pemerintah memastikan harga daging sapi di pasar masih berada dalam batas yang ditetapkan. Saat ini, harga daging sapi di tingkat konsumen disebut masih berada di rentang Rp130.000 hingga Rp140.000 per kg.

"Nah yang lainnya tetap. Masih dalam HAP (yang ditetapkan sebelumnya). Misalnya harga (daging sapi) di pasar, itu kan antara Rp130.000 maksimal Rp140.000 per kg. Masih dalam kisaran HAP," jelas Zulhas.

(mae/mae) Add logo_svg as a preferred
source on Google


Most Popular
Features