Usai Pengumuman MSCI Investor Kompak Obral Saham BREN & DSSA
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham Dian Swastatika Sentosa (DSSA) dan Barito Renewables Energi (BREN) hari ini amblas karena tekanan jual yang signifikan oleh investor setelah pengumuman MSCI. Kedua saham emiten tersebut terdampak setelah dalam pengumuman terbaru MSCI BREN dan DSSA diproyeksi akan dikeluarkan dari indeks MSCI Global Standard.
Kedua saham emiten milik konglomerat tersebut langsung anjlok sejak pengumuman kemarin, dan masih berlanjut hingga anjlok makin dalam hari ini. DSSA pada perdagangan hari ini parkir di level Rp 2.510 per saham atau merosot 23,24% dibandingkan dengan perdagangan Senin 20 April 2026 di level Rp 3.270 per saham sebelum adanya pengumuman MSCI.
Sementara, saham BREN yang ditutup Rp 5.425 per saham mengalami pelemahan 17,8% dibandingkan perdagangan awal pekan ini yang berada di level Rp 6.600 per saham.
Kedua emiten ini diketahui mengalami tekanan jual signifikan oleh investor setelah pengumuman MSCI. Investor asing tercatat kompak secara masif melepas saham BRENÂ dan DSSAÂ pada perdagangan kemarin.
Keputusan MSCI untuk mengeksekusi penghapusan emiten HSC pada Mei mendatang akan memicu restrukturisasi portofolio asing yang terukur. Penghapusan saham seperti BREN dan DSSA diproyeksikan akan memaksa likuidasi dana pasif sekitar Rp25,5 triliun.
Dengan posisi IHSG yang saat ini berada di level 7.500, ketiadaan pembeli di pasar negosiasi dapat memaksa harga kedua saham terkoreksi signifikan untuk menemukan titik ekuilibrium baru.
Dalam perhitungan absolut dari basis 7.500, indeks diproyeksikan akan terkoreksi sekitar 160 poin menuju area ekuilibrium di kisaran 7.340 pada periode eksekusi rebalancing.
(fsd/fsd) Addsource on Google [Gambas:Video CNBC]