Jelang Libur Panjang: Prabowo Buka Suara Soal Moody's, Pasar Siaga?
- Pasar keuangan ditutup beragam IHSG dan rupiah melemah sementara yield SBN melandai.
- Wall Street lagi-lagi ambruk berjamaah
- Rilis data inflasi AS dan perubahan rencana produksi batubara menjadi penggerak utama pasar pada hari ini.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia berakhir di zona merah, baik rupiah ataupun pasar saham melemah sementara yield Surat Berharga Negara (SBN) cukup melandai.
Pasar keuangan Indonesia diharapkan bisa melanjutkan tren penguatan yang sudah terbangun beberapa waktu terakhir. Selengkapnya mengenai proyeksi pasar keuangan kemarin bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada perdagangan kemarin, Kamis (12/2/2026). IHSG terkoreksi 25,61 poin atau 0,31% ke level 8.265,35.
Sebanyak 294 saham naik, 384 turun, dan 144 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 23,83 triliun, melibatkan 43,26 miliar saham dalam 3,02 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar turun menjadi Rp 15.003 triliun.
(gls/gls)