MARKET DATA

Ini Siasat Industri Asuransi di Malaysia Atasi Inflasi Medis

Achmad Aris,  CNBC Indonesia
29 January 2026 14:05
Ilustrasi (Photo by Towfiqu barbhuiya on Unsplash)
Foto: Ilustrasi (Photo by Towfiqu barbhuiya on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia - Masalah tingginya inflasi medis ternyata tidak hanya dialami oleh industri asuransi di Indonesia. Malaysia adalah salah satunya. Siasat yang dilakukan oleh industri asuransi di Malaysia adalah dengan meningkatkan transparansi biaya kesehatan swasta dengan meluncurkan panduan harga acuan (reference price guide) untuk layanan kesehatan umum.

Langkah ini muncul di tengah naiknya biaya perawatan kesehatan di sektor swasta, yang menjadi salah satu faktor utama di balik lonjakan premi asuransi kesehatan di Negeri Jiran.

Masyarakat sering kali merasa tidak siap menghadapi biaya medis yang tinggi, terutama ketika memilih layanan non-subsidi publik. Panduan ini diharapkan dapat memperkecil ketidakpastian tersebut.

Inisiatif ini dilakukan secara bersama oleh The Life Insurance Association of Malaysia (LIAM), Malaysian Takaful Association (MTA), and General Insurance Association of Malaysia (PIAM). Reference Guide on Price Ranges for Common Private Healthcare Services in Malaysia ini bertujuan memberikan gambaran biaya yang lebih jelas bagi masyarakat, sekaligus meredam kekhawatiran konsumen terhadap biaya medis yang terus meningkat.

Panduan yang tersedia secara publik sejak 22 Januari 2026 ini berisi rentang harga indikatif untuk layanan kesehatan swasta yang paling sering digunakan, berdasarkan data klaim 2024.



Namun demikian, tujuan utama panduan ini bukan menetapkan tarif tetap, melainkan memberi gambaran biaya umum yang sering dikenakan rumah sakit swasta, sehingga konsumen lebih siap membahas biaya dengan penyedia layanan dan merencanakan pengeluaran kesehatan mereka dengan lebih matang.

Kisaran harga yang dipublikasikan juga bukan merupakan harga tetap atau harga yang direkomendasikan. Pasalnya, biaya sebenarnya dapat bervariasi tergantung sejumlah faktor seperti kondisi medis pasien, kompleksitas perawatan, dan praktik penyedia layanan.

CEO MTA Mohd Radzuan Mohamed mengatakan transparansi biaya bukan tentang mengontrol harga, tetapi membangun pemahaman bersama antara pasien, penyedia layanan, dan pembayar agar layanan kesehatan tetap dapat diakses sekaligus sistem perlindungan takaful tetap berkelanjutan dalam jangka panjang.



Publikasi ini mencerminkan komitmen industri yang lebih luas terhadap transparansi dan edukasi konsumen," katanya seperti dikutip dari situs resmi PIAM, Kamis, 29 Januari 2026.

CEO LIAM, Mark O'Dell, menambahkan bahwa panduan ini mencerminkan komitmen industri untuk edukasi konsumen. "Dengan memberikan rentang harga indikatif, kami ingin memberdayakan pemegang polis dengan visibilitas biaya yang lebih baik untuk mendukung keputusan finansial dan perawatan kesehatan yang lebih dini."

Perluasan Komite Multistakeholder

Selain publikasi panduan harga, industri asuransi di Malaysia juga memperluas peran Healthcare Partners Protocol & Solutions Committee (HPPSC) - sebuah forum multistakeholder yang sebelumnya dikenal sebagai Grievance Mechanism Committee - untuk menangani protokol klaim medis dan isu operasional dalam ekosistem pembiayaan kesehatan swasta Malaysia.

Forum ini melibatkan perwakilan dari asosiasi asuransi, rumah sakit swasta, dan organisasi medis, dengan pengawasan dari Kementerian Kesehatan Malaysia dan Bank Negara Malaysia sebagai pengamat. Kolaborasi ini diharapkan memperbaiki proses klaim dan komunikasi, serta memberikan kepastian prosedural bagi pasien dan penyedia layanan.



Inisiatif publikasi harga acuan ini juga merupakan bagian dari strategi yang lebih luas di bawah kerangka kerja RESET yang di-endorse oleh Joint Ministerial Committee on Private Healthcare Costs (JBMKKS). JBMKKS adalah komite yang diketuai bersama oleh Menteri Keuangan II YB Senator Datur Seri Amir Hamzah Azizan dan Menteri Kesehatan YB Datuk Seri Dr Haji Dzulkefly Ahmad.

Rencana tersebut mencakup beberapa inisiatif yang bertujuan meredam inflasi biaya medis, memperkenalkan standar rencana kesehatan dasar, serta memperluas alat perencanaan konsumen - seperti HSIT Preparedness Calculator.

(ach/ach)



Most Popular