7 Kali IHSG Terbakar Lebih 2% di 2025, Terparah Hari Ini?

Tasya Natalia, CNBC Indonesia
29 August 2025 11:55
Karyawan berdiri dengan latarbelakang layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (11/7/2024). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Karyawan berdiri dengan latarbelakang layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (11/7/2024). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jeblok lebih dari 2% pada perdagangan Jumat hari ini (29/8/2025) akibat aksi demonstrasi di depan gedung MPR/DPR yang semakin memanas.

CNBC Indonesia merekam pergerakan IHSG pada hari ini sampai pukul 11.30 WIB, IHSG sudah terjun 2,27% ke posisi 7,771,28.

Padahal, pada sehari sebelumnya dampak demo belum terlalu terasa di pasar, bahkan sempat mencetak rekor tertinggi ke atas level 8000 secara intraday.

Kami menilai gerak IHSG turun di atas 1% saja sudah cukup signifikan, maka dari itu di atas 2% bisa dibilang pergerakan yang terlalu tajam. Kami mengurutkan sejak awal tahun, IHSG turun lebih dari 2% hanya terjadi sebanyak tujuh kali, termasuk pada hari ini.

Penurunan paling tajam terjadi pada 8 April lalu di mana IHSG anjlok 7,90% sampai ke bawah level 6000. Pada waktu itu merupakan ahri pertama buka setelah libur panjang lebaran.

Pasar mengakumulasi berita pesimis terkait tarif Trump yang membuat pasar saham sempat jeblok lebih dari 9% secara intraday, membuatnya kena trading halt atau perdagangan dihentikan sementara selama 30 menit.

Sebagai catatan, trading halt juga pernah terjadi pada 18 Maret 2025 di mana IHSG sempat turun tajam lebih dari 6%, baru kemudian pada sesi kedua gerak penurunan itu menyempit sehingga indeks pasar saham ditutup turun 3,84%.

Pada saat itu, aturan trading halt masih di batas 5% sampai perdagangan dihentikan, tetapi sekarang ini sudah diperlebar dengan batasan minimal 8%.

Adapun berikut rincian IHSG pernah mengalami gejolak signifikan sebagai berikut :

CNBC INDONESIA RESEARCH 

(tsn/tsn)
Tags

Related Articles

Most Popular
Recommendation