Macro Insight

Fenomena Langka: Mau Puasa Warga RI Masih Malas Belanja

Research - mae, CNBC Indonesia
08 March 2023 13:15
Pengunjung memilih pakaian yang dijual di salah satu pusat perbelanjaan Jakarta, Junat (30/12/2022). Akhir tahun merupakan salah satu momen yang ditunggu-tunggu warga karena kerap banyak diskon. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Geliat bisnis di pusat perbelanjaan ITC Cempaka Mas mulai pulih meski daya beli masyarakat masih lemah. (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)
  • Indeks Keyakinan Konsumen melambat pada Februari 2023 menjadi 122,4
  • Indeks Keyakinan Konsumen melambat di semua kelompok pengeluaran
  • Indeks Keyakinan Konsumen yang melambat sebulan menjelang Ramadhan berbanding terbalik dengan historisnya di mana IKK biasanya melonjak pada periode tersebut

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Februari 2023 atau sebulan menjelang Ramadan justru menurun.

Sikap pesimis masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ke depan dikhawatirkan akan berdampak kepada tingkat belanja masyarakat selama Ramadan.

Bank Indonesia (BI) mencatat IKK pada Februari 2023 ada di angka 122,4 atau turun dibandingkan pada Januari yang tercatat 123,0.

Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) masih naik tipis menjadi 112,4 pada Februari 2023 dari 112,1 pada bulan sebelumnya. Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) ambruk dari 133,9 pada Januari 2023 menjadi 132,5 pada Februari.

Melandainya IKK sebulan menjelang Ramadan bukanlah hal yang lazim. Sebulan sebelum bulan Ramadan datang pada 2021 dan 2022, IKK bahkan melonjak cukup tajam.

Kenaikan IKK menjelang Ramadan terkait erat dengan optimisme kenaikan penjualan dan keuntungan bisnis selama Ramadan.

Data BI menunjukkan IKK biasanya naik tajam menjelang Bulan Puasa, kecuali pada 2020. Pada tahun tersebut, Ramadhan datang pada akhir April atau hanya sebulan setelah Indonesia dihantam pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, warga Muslim Indonesia akan menjalani Ramadan pada 23/24 Maret tahun ini. Data BI menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen pada Februari 2023, terutama melemah untuk kelompok pengeluaran menengah ke bawah.

Dari lima kelompok pengeluaran yang disurvei BI, hanya mereka yang memiliki pengeluaran Rp 4,1-5 juta yang optimis dengan ekonomi Indonesia saat ini dan ke depan.

Indeks Keyakinan Konsumen kelompok pengeluaran Rp 1-2 juta adalah yang paling pesimis. IKK mereka anjlok dari 122,1 pada Januari 2023 menjadi 115,6 pada Februari.

Kelompok pengeluaran Rp 2,1-3 juta dan Rp 3,1-4 juta juga anjlok. Kedua kelompok pengeluaran tersebut juga melihat kondisi ekonomi saat ini dan ke depan dengan pesimis.

Termasuk di dalamnya adalah kondisi lapangan kerja, penghasilan, dan usaha dalam enam bulan ke depan.

Pesimisme dalam melihat kondisi ekonomi saat ini dan enam bulan ke depan juga terlihat disampaikan kelompok pengeluaran di atas Rp 5 juta.

Kelompok tersebut adalah mereka yang memiliki pengeluaran terbesar dalam survei BI. IKK pada kelompok pengeluaran di atas Rp 5 juta per bulan anjlok menjadi 124,6 pada Februari 2023 dari 128,2 pada Januari 2023.

Ekspektasi mereka dalam melihat kondisi ekonomi saat ini juga turun jauh dari 139,3 pada Januari 2023 menjadi 233,9 pada Februari 2023.

Mereka juga sangat pesimis dalam melihat ketersediaan lapangan kerja, penghasilan, dan kegiatan usaha dalam enam bulan ke depan.

Indeks ekspektasi kegiatan usaha dalam enam bulan ke depan anjlok dari 143,6 pada Januari 2023 menjadi 129,3 pada Februari 2023.

IKK Turun, Ramadhan Apa Kabar?
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading