Simak! Danantara Buka-Bukaan Proses Pembangunan Kampung Haji di Makkah
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara masih terus menggarap Kampung Haji, sebagai lokasi sentral akomodasi jamaah haji tanah air di Makkah, Arab Saudi, sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 15 Tahun 2025.
Direktur Pelaksana Danantara Rohan Hafas mengatakan, progres terbaru pembangunan Kampung Haji tengah memasuki babak penantian hasil tender untuk pengelolaan lahan di area Ajyad Al Sadd.
"Saat ini, kami sedang menunggu hasil tender untuk Plot No. 3 di area Ajyad Al Sadd, sebuah lahan seluas 32,2 hektare yang berjarak hanya 650 meter dari Masjidil Haram," kata Rohan dalam acara Internasional Hajj Fund Forum ISEF 2026, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Rohan Hafas mengungkapkan, bila Danantara berhasil memenangkan tender itu, maka setidaknya akan ada dua aset lahan yang dapat dikembangkan untuk menjadi Kampung Haji.
Adapun satu aset yang telah berhasil mendapatkan kepercayaan pemerintah Arab Saudi untuk dikelola Danantara ialah kawasan Kawasan Thakher City sejak akhir tahun lalu.
Danantara sedang mempersiapkan 14 bidang tanah (plot) yang akan menyatukan hotel, area komersial, tempat ibadah, ruang publik, dan berbagai fasilitas pendukung dalam satu ekosistem yang terpadu. Kawasan ini direncanakan mampu menampung sekitar 18.000 jemaah dalam satu waktu.
"Pembangunan Thakher City merupakan bagian dari inisiatif Kampung Haji yang lebih luas dalam rangka memenuhi Instruksi Presiden Nomor 15," tegas Rohan Hafas.
Di area Thakher City, Danantara juga telah resmi mengakuisisi Novotel Makkah Thakher City dengan kapasitas 1.461 kamar untuk sekitar 4.400 jamaah haji.
"Hotel ini merupakan fondasi pertama dari kehadiran Indonesia dalam ekosistem layanan haji dan umrah di Makkah. Berlandaskan aset ini, visi kami jauh, jauh lebih besar, yaitu untuk menciptakan dan mengintegrasikan sebuah kawasan yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi jemaah Indonesia dan masyarakat luas," paparnya.
(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]