Impor RI Naik 19% Capai US$23,03 M di Agustus, Ini Pendorongnya!
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan nilai impor Indonesia Agustus 2026 mencapai US$23,06 miliar, naik 19,09% dibandingkan Agustus 2025. Peningkatan impor ini didorong oleh impor nonmigas.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan impor nonmigas naik 17,20% menjadi US$19,53 miliar. Sedangkan, nilai impor minyak dan gas US$ 3,53 miliar atau meningkat 30,73% secara tahunan
"Peningkatan nilai impor tahunan terutama didorong impor non migas dengan andil peningkatan 14,57%," kata Ateng dalam rilis BPS, Kamis (1/10/2026).
Adapun, berdasarkan penggunaannya, impor mengalami peningkatan pada Agustus 2026 a.l. bahan penolong naik 22,48% dengan andil peningkatan 15,80% dan nilai barang modal juga naik 10,63%.
Secara kumulatif, nilai impor Indonesia Januari-Agustus 2026 mencapai US$186,39 miliar, naik 19,84% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Materi paparan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono saat menyampaikan Rilis BPS di Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Tangkapan Layar Youtube/BPS Statistics) Foto: Materi paparan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono saat menyampaikan Rilis BPS di Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Tangkapan Layar Youtube/BPS Statistics) |
