MARKET DATA

Impor Naik-Tembus US$25,91 M, Ini Daftar Barang Masuk RI di Juni 2026

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
03 August 2026 12:02
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono saat menyampaikan rilis BPS pada Senin (3/7/2026). (Tangkapan Layar Youtube/BPS Statistics)
Foto: Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono saat menyampaikan rilis BPS pada Senin (3/7/2026). (Tangkapan Layar Youtube/BPS Statistics)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat meroketnya kinerja impor Indonesia pada Juni 2026. Nilainya mencapai US$ 25,91 miliar atau naik 34,27% dibanding periode yang sama pada tahun lalu.

"Pada Juni 2026, total nilai impor US$ 25,91 miliar atau naik 34,27% yoy," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono, saat konferensi pers, Senin (3/8/2026).

Nilai impor itu paling banyak berasal dari komoditas non migas sebesar US$ 21,35 miliar, atau mengalami kenaikan sebesar 25,05%.

Sementara itu, kenaikan nilai impor tertinggi berasal dari komoditas minyak dan gas bumi alias migas yang sebesar US$ 4,56 miliar atau naik hingga 105,15% dari catatan pada Juni 2025.

Berdasarkan penggunaan barang, impor yang paling banyak masuk ke Indonesia pada Juni 2026 adalah barang bahan baku atau penolong senilai US$ 18,56 miliar, dengan kenaikan 38,94%.

Selanjutnya ialah berupa barang modal dengan nilai US$ 5,25 miliar. Nilai impor barang modal itu naiknya sebesar 26,53% dibanding Juni 2025.

Terakhir, untuk barang konsumsi, total nilai impornya pada Juni 2026 sebesar 2,11%. Nilai impor ini juga naik hingga 17,46% dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Pada kondisi Juni 2026 seluruh impor menurut penggunaan barang naik secara tahunan," tutur Ateng.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Impor RI Naik 34,27% Jadi US$26 M di Juli, Terbanyak Disumbang Migas


Most Popular
Features