MARKET DATA

Impor RI Naik 34,27% Jadi US$26 M di Juli, Terbanyak Disumbang Migas

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
03 August 2026 12:45
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono saat menyampaikan rilis BPS pada Senin (3/7/2026). (CNBC Indonesia/Robertus Andrianto Serin)
Foto: Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono saat menyampaikan rilis BPS pada Senin (3/7/2026). (CNBC Indonesia/Robertus Andrianto Serin)

Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai impor Indonesia Juni 2026 mencapai US$25,91 miliar, naik 34,27% dibandingkan Juni 2025. Peningkatan impor RI ini didorong oleh impor minyak mentah yang meningkat.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Ateng Hartono menuturkan impor minyak dan gas (migas) mencapai US$ 4,56 miliar atau naik 105,15% secara tahunan (year on year/yoy). Sementara itu, impor nonmigas US$ 21,35 miliar atau naik 25,05%.

"Peningkatan nilai impor tahunan didorong oleh impor nonmigas dengan andil 22,17%," Ateng, dalam rilis BPS, Senin (3/8/2026).

Berdasarkan penggunaan, seluruh impor berdasarkan kelompok penggunaan naik secara tahunan pada Juli 2026.

Nilai impor barang konsumsi pada Juni 2026 naik 17,46% (year on year/yoy). Sedangkan impor bahan baku dan penolong sebagai pendorong utama naik 38,94% dengan andil terhadap impor 26,94%. Impor barang modal juga meningkat 26,53%.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Impor Naik-Tembus US$25,91 M, Ini Daftar Barang Masuk RI di Juni 2026


Most Popular
Features