Neraca Dagang RI Kembali Surplus Juli 2026, Capai US$110 Juta

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Selasa, 01/09/2026 11:44 WIB
Foto: Sejumlah alat berat mengangkut muatan kontainer produk ekspor-impor di Terminal 3 IPC TPK Tanjung Priok, Senin, (8/7/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia-Neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2026 tercatat surplus sebesar US$110 juta.


Ekspor Indonesia pada periode tersebut mencapai US$26,2 miliar atau tumbuh 6,05%, sementara impor sebesar US$26,09 miliar atau tumbuh 27,02%.

"Impor pada Juli 2026 sebesar US$26,09 miliar ," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers, Selasa (1/9/2026)

Komponen terbesar adalah non migas (minyak dan gas bumi) yang tumbuh 6,84% menjadi US$25,43 miliar. Sementara itu migas menjadi US$0,79 miliar atau alami penurunan tajam 14,58%.


(mij/mij)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Kaji Ulang Penentuan Desil Warga, BPS Bentuk Tim Kajian Khusus