MARKET DATA

Breaking! Neraca Dagang RI Cetak Surplus US$ 3,32 M di Maret 2026

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
04 May 2026 11:43
aktifitas bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok
Foto: CNBC Indonesia/Muhammad Luthfi Rahman

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2026 surplus US$ 3,32 miliar. Surplus ini US$ 3,32 miliar dibanding catatan pada Februari 2026 yang senilai US$ 1,27 miliar.

Kondisi surplus itu disebabkan nilai ekspor sebesar US$ 22,53 miliar atau turun 3,10% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sedangkan impor US$ 19,21 miliar atau tumbuh 1,51%. Sebagai catatan ini adalah surplus dalam 71 bulan beruntun sejak Mei 2020.

"Surplus Maret 2026 ditopang oleh komoditas nonmigas surplus US$ 5,21 miliar. Komoditi penyumbang terutama minyak dan lemak hewan nabati, bahan bakar mineral, besi dan baja," kata Ateng Hartono, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Senin (4/5/2026).

BPS mencatat komoditas migas defisit US$ 1,89 miliar dengan komoditas penyumbang defisit minyak mentah, hasil minyak, dan gas.

Ateng menyampaikan neraca perdagangan kumulatif pada Januari-Maret 2026 mencapai surplus US$ 5,55 miliar. Surplus Januari-Maret ditopang oleh komoditas nonmigas US$ 10,63 miliar. Sementara itu, komoditas migas masih mengalami defisit US$ 5,08 miliar.

(arj/haa) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Breaking! Neraca Dagang RI Surplus US$ 2,66 M di November 2025


Most Popular
Features