Neraca Dagang RI Surplus 69 Bulan Beruntun, Ini Penopangnya!

Zahwa Madjid, CNBC Indonesia
Senin, 02/03/2026 11:28 WIB
Foto: (Tangkapan layar BPS)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 membukukan surplus sebesar US$ 960 juta. Ini adalah surplus 69 bulan beruntun sejak Mei 2021.

Surplus ini disumbang kinerja ekspor yang mencapai US$ 22,16 miliar, sementara impor hanya US$ 21,20 miliar.


Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengungkapkan surplus bulan Januari 2026 ditopang surplus komoditas nonmigas US$ 3,22 miliar. Penyumbangnya surplus nonmigas, yakni lemak dan minyak hewan nabati kemudian BBM serta besi dan baja.

Namun, di sisi lain, neraca migas RI tetap mengalami defisit US$ 2,27 miliar dengan komoditas penyumbang minyak mentah hasil minyak dan gas.

"Untuk neraca perdagangan total migas dan nonmigas, 3 negara penyumbang surplus total Amerika Serikat US$ 1,55 miliar, penyumbang surplus kedua India US$ 1,07 miliar, ketiga Filipina menyumbang US$ 0,69 miliar," ujar Ateng, dalam konferensi pers BPS, Senin (2/3/2026).


(haa/haa) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Inflasi RI Melonjak ke 4,76% (yoy) di Februari 2026