Pramono Mau Bangun Flyover di Daan Mogot, Ini Alasannya
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mewacanakan pembangunan jalan layang non tol (JLNT) atau flyover di atas Jalan Raya Daan Mogot, Jakarta Barat. Hal ini diharapkan bisa jadi solusi jangka menengah untuk mengatasi banjir di Daan Mogot.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan panjang flyover Daan Mogot ini diperkirakan mencapai dua kilometer.
"Tadi pagi sebelum ke sini, saya melihat langsung di lapangan, bagaimana banjir di Daan Mogot, saya langsung koordinasi dengan Dinas Bina Marga Jakarta untuk membangun flyover dari Pesing hingga Daan Mogot," kata Pramono saat ditemui wartawan di Shangri-La, Selasa (3/2/2026).
Jika hal ini tidak dilakukan, menurutnya, Jalan Daan Mogot berpotensi akan terus terendam setiap kali hujan deras terjadi di Jakarta. Sebab, ujarnya, tinggi muka air sungai Mookervart yang berada di samping Jalan Daan Mogot kini sudah atas jalan raya tersebut.
"Sebab kalau tidak dibangun, itu pasti akan banjir terus. Karena apa? permukaan sungai Mookervart itu sudah di atas Jalan Daan Mogot," jelasnya.
Foto: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam pidatonya di Indonesia Economic Summit (IES) 2026, Selasa (3/2/2026).Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam pidatonya di Indonesia Economic Summit (IES) 2026, Selasa (3/2/2026). |
[Gambas:Video CNBC]
Foto: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam pidatonya di Indonesia Economic Summit (IES) 2026, Selasa (3/2/2026).