Internasional

AS Hukum Penjara Insinyur China, Terbukti Jadi Mata-Mata

News - luc, CNBC Indonesia
26 January 2023 12:40
Flags of U.S. and China are seen in this illustration picture taken August 2, 2022. REUTERS/Florence Lo/Illustration Foto: REUTERS/FLORENCE LO

Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang insinyur China dijatuhi hukuman 8 tahun penjara di Amerika Serikat (AS) karena memberikan informasi kepada Beijing tentang kemungkinan target perekrutan.

Ji Chaoqun, yang datang ke AS dengan visa pelajar pada 2013 dan kemudian terdaftar sebagai tentara cadangan, dituduh mengidentifikasi ilmuwan dan insinyur Amerika yang dapat direkrut oleh Kementerian Keamanan Negara Provinsi Jiangsu.

Badan itu adalah unit kunci intelijen China yang terlibat dalam berbagai skema untuk mendapatkan rahasia industri dan perdagangan AS secara ilegal.

Ji ditangkap pada September 2018 dengan tuduhan bahwa dia telah memberikan informasi biografi kepada intelijen China tentang delapan orang, semuanya warga negara Amerika naturalisasi yang berasal dari China atau Taiwan, dan beberapa di antaranya adalah kontraktor pertahanan AS.

Ji yang berusia sekitar 31 tahun dihukum karena bertindak secara ilegal sebagai agen pemerintah asing dan membuat pernyataan palsu setelah persidangan dua minggu di Chicago.

Tuduhan tersebut sering digunakan oleh jaksa AS dalam kasus terkait spionase di mana terdakwa jelas bukan agen intelijen asing.

Menurut Departemen Kehakiman, Ji bertindak atas arahan Xu Yanjun, wakil direktur divisi di unit Jiangsu.

Kasus Ji tampaknya terkait dengan upaya China selama beberapa tahun untuk mencuri rahasia dagang dari GE Aviation yang berbasis di Ohio, salah satu produsen mesin pesawat terkemuka dunia, dan perusahaan penerbangan lainnya, termasuk pemasok militer AS.

Xu adalah tokoh kunci dalam upaya itu. Ditangkap di Belgia pada 2018, dia diekstradisi ke Amerika Serikat untuk diadili.

Dia dihukum pada November 2021 atas spionase ekonomi dan percobaan pencurian rahasia dagang.

Pada November 2022 Xu dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Pejabat AS Kunjungi Taiwan (Lagi), Ternyata Ini Tujuannya


(luc/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading