Misi Damai Jokowi: Dari Eropa, Rusia-Ukraina, Hingga Timteng

News - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
26 June 2022 11:45
Keterangan Pers Presiden RI, Jokowi Terkait Kunjungan Kerja ke Luar Negeri, 26 Juni 2022

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta rombongan terbatas dijadwalkan melakukan kunjungan ke luar negeri. Jokowi akan menghadiri beberapa pertemuan di Eropa hingga Uni Emirat Arab (UEA).

Berbicara dalam konferensi pers di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, pertama Jokowi dan rombongan akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara-negara G7 di Jerman pada 26 hingga 28 Mei 2022.


Di mana Indonesia berpartisipasi sebagai negara rekanan G7 alias G7 partner countries, bersama India, Afrika Selatan, Senegal, dan Argentina. Jokowi sendiri membawa misi perdamaian Ukraina-Rusia.

"Di sini kita akan mendorong, mengajak negara-negara G7 untuk bersama-sama mengupayakan perdamaian di Ukraina dan juga secepat-cepatnya mencari solusi dalam menghadapi krisis pangan, krisis energi, yang sedang melanda dunia," ujar Jokowi, Minggu (26/6/2022).

KTT G7 akan digelar di Pegunungan Alpen Bavaria, Jerman pada 26 Juni hingga 28 Juni. Agenda ini sebagai bagian dari upaya untuk membentuk aliansi internasional yang lebih luas melawan Rusia.

Setelah menghadiri KTT G7, Jokowi akan menjadwalkan pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan tersebut bertujuan untuk membuka ruang dialog dalam rangka membangun perdamaian.

Dia menegaskan pertemuan dengan kedua pemimpin negara tersebut dilakukan karena perang harus dihentikan dan rantai pasok pangan harus diaktifkan kembali.

"Saya akan menuju ke Rusia untuk bertemu dengan Vladimir Putin. Dengan misi yang sama, saya akan mengajak Putin untuk membuka ruang dialog dan sesegera mungkin untuk melakukan gencatan senjata dan menghentikan perang," lanjut Jokowi.

Selepas itu, Jokowi juga akan bertolak ke Uni Emirat Arab. Jokowi diagendakan untuk membahas kerja sama ekonomi dan investasi antara Indonesia dan UEA. Jokowi menyebut kunjungan ini sama pentingnya seperti kunjungan di Eropa.

"Kunjungan ini bukan hanya penting bagi Indonesia, tapi juga penting bagi negara berkembang untuk mencegah rakyat negara berkembang dan berpenghasilan rendah jatuh ke jurang kemiskinan ekstrim," kata dia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Jokowi Pastikan Bertemu Zelensky-Putin, Minta Perang Disetop!


(cha/cha)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading