Internasional

Tiba-tiba Zelensky "Ngamuk" ke Israel, Ada Apa?

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
23 June 2022 22:07
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbicara dari Kyiv, Ukraina, pada hari Senin (21/3/2022). (Ukrainian Presidential Press Office via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tiba-tiba memberikan kritik pedas ke Israel. Ini karena penolakan negara Yahudi itu untuk memberikan sanksi kepada Rusia.

Ia melakukannya kala berpidato untuk Universitas Ibrani Yerusalem. Kecaman diberikan ke pemerintahan mantan eks Perdana Menteri (PM) Naftali Bennett yang kini digantikan Yair Lapid.

Bennett memang menahan diri mengkritik Kremlin. Saat ia memimpin, pemerintah Israel juga menolak memasok senjata ke Ukraina meski memberi bantuan obat-obatan.


"Bagaimana Anda bisa tidak membantu para korban agresi seperti itu," kata Zelenksy mengecam tanah leluhurnya itu.

"Saya tidak tahu bagaimana menjawab pertanyaan yang selalu saya dapatkan tentang bagaimana Israel membantu dan apa lagi yang bisa dilakukan Israel," tambahnya.

"Saya berterima kasih kepada rakyat Israel. Saya berterima kasih atas dukungan yang tulus dan emosional kepada rakyat Ukraina... tapi kami juga ingin mendapatkan dukungan dari pemerintah Anda," katanya lagi.

Di kesempatan yang sama, Zelensky juga mengingatkan bahwa Israel dan Ukraina sangat terikat. Ia mengingatkan bagaimana rumah masa kecil mantan PM Israel Golda Meir di Kyiv berjarak "lima menit" dari kantor kepresidenannya.

"Tolong diingat seberapa besar kita terikat, seberapa dekat ikatan kita, apa yang harus menjadi tingkat kesepahaman di antara kita," kata pria yang mengaku memiliki keluarga di Israel itu.

"Mengapa kita mengalami miskomunikasi ini, kesalahpahaman dengan perwakilan pemerintah, saya tidak tahu," jelasnya lagi.

Israel sejauh ini menempuh jalur diplomatik yang hati-hati dalam konflik Ukraina. Banyak yang berpendapat, ini untuk menjaga kerja sama Rusia di Suriah.

Di mana Israel secara teratur melakukan serangan udara dengan "izin" diam-diam dari Moskow. Rusia sendiri menempatkan pasukan di Suriah untuk mendukung pemerintahan Bashar Al-Assad.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ukraina Siapkan Taktik Lawan Serangan Rusia


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading