Covid-19 DKI Merajalela, Jokowi Sudah Ingatkan Berkali-kali

News - Tim Redaksi, CNBC Indonesia
20 June 2022 11:40
Indonesian President Joko Widodo wearing a protective mask gestures during an interview in Bebatu, near Tarakan, North Kalimantan province, Indonesia, October 19, 2021. REUTERS/Willy Kurniawan

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara mengenai kasus harian Covid-19 di Tanah Air yang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Jokowi telah mengingatkan agar masyarakat waspada.

Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat memberikan keterangan pers, seperti dikutip laman Sekretariat Presiden, Senin (20/6/2022). Jokowi berharap, kenaikan kasus Covid-19 tidak terus terjadi dalam beberapa hari ke depan.


"Sejak awal, meskipun belum naik, dulu kan saya sudah ngomong, enggak sekali, dua kali, tiga kali, waspada, waspada baik oleh Omicron maupun BA.4 dan BA.5," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan berbagai langkah antisipasi sudah dilakukan pemerintah dalam beberapa waktu terakhir. Salah satunya, adalah dengan mempercepat suntikan vaksin dosis ketiga alias booster bagi masyarakat.

Saya sudah ngomong, enggak sekali, dua kali, tiga kali, waspadaPresiden Jokowi

"Saya kira antisipasi sudah saya sampaikan juga sebulan, dua bulan yang lalu, booster semuanya booster," tegas Jokowi.

Sebagai informasi, perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia terus menanjak. Bahkan, tingkat penularan wabah tersebut di kawasan Ibu Kota telah melewati batas aman yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dalam beberapa hari terakhir, kasus konfirmasi positif Covid-19 terus meningkat. DKI Jakarta menjadi salah satu provinsi yang memberikan sumbangsih kasus tertinggi setiap harinya.

Indonesian President Joko Widodo wearing a protective mask gestures during an interview in Bebatu, near Tarakan, North Kalimantan province, Indonesia, October 19, 2021. REUTERS/Willy KurniawanFoto: Presiden Joko Widodo (REUTERS/Willy Kurniawan)
Indonesian President Joko Widodo wearing a protective mask gestures during an interview in Bebatu, near Tarakan, North Kalimantan province, Indonesia, October 19, 2021. REUTERS/Willy Kurniawan

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, kemarin kasus konfirmasi harian di Indonesia mencapai 1.167 orang. Kawasan Ibu Kota menyumbang 735 kasus dari total kasus harian.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dwi Oktavia mengemukakan saat ini persentase kasus positif atau positivity rate mencapai 7,2%.

"Untuk positivity rate sepekan terakhir di Jakarta sebesar 7,2%. Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,5%," kata Dwi dalam keterangan resmi

WHO sendiri menetapkan standar persentase kasus positif tak lebih dari 5%. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar mewaspadai perkembangan kasus yang dipicu dari varian BA.4 dan BA.5.

"Kami mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan varian Omicron," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kasus Baru Covid RI Naik Nyaris 100%, Picu Gelombang Baru?


(cha/cha)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading