Internasional

Kasus Covid-19 Menurun, Shanghai Akhiri Lockdown?

News - Lucky Leonard Leatemia, CNBC Indonesia
20 April 2022 17:10
Kondisi jalan kosong terlihat selama penguncian di tengah pandemi penyakit coronavirus (COVID-19), di Shanghai, China, Kamis (14/4/2022). (REUTERS/Aly Song) Foto: Kondisi jalan kosong terlihat selama penguncian di tengah pandemi penyakit coronavirus (COVID-19), di Shanghai, China, Kamis (14/4/2022). (REUTERS/Aly Song)

Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah dalam beberapa pekan terakhir dihantam lonjakan kasus Covid-19 secara signifikan, Shanghai mulai melonggarkan kebijakan penguncian (lockdown) ketat.

Melansir Reuters, Harapan akan terkendalinya pandemi di pusat bisnis China itu pun meningkat seiring dengan turunnya kasus harian baru. Bahkan, pada Rabu (20/4/2022), dilaporkan tidak ada kasus baru Covid-19 di luar area karantina di dua distrik.


Beberapa pabrik di Shanghai pun terpantau mulai beroperasi secara bertahap. Perusahaan mobil listrik Tesla Inc., misalnya, telah melanjutkan produksi di pabriknya sejak Selasa (19/4/2022), setelah sempat ditutup selama lebih dari 3 pekan.

Produsen mobil AS itu masuk dalam daftar 666 perusahaan yang diumumkan oleh pemerintah China pekan lalu, yang akan diprioritaskan untuk membuka kembali atau mempertahankan operasi mereka di Shanghai.

Pejabat kesehatan Shanghai Wu Qianyu dalam konferensi pers melaporkan bahwa kasus Covid-19 sudah mulai terkendali.

"Situasi epidemi kota dalam beberapa hari terakhir menunjukkan tren penurunan," katanya. "Penyebaran kelompok telah diatasi secara efektif."

Seperti diketahui, lockdown ketat yang diberlakukan setelah gelombang baru dimulai pada awal Maret telah membuat 25 juta orang kota itu berjuang dengan kehilangan pendapatan, persediaan makanan, dan terpisah dari keluarganya, serta kondisi karantina yang buruk.

Kini, sebanyak 16,3 juta orang masih tidak diizinkan meninggalkan flat atau kompleks perumahan mereka, sementara 7,85 juta lainnya dapat kembali ke pabrik atau berjalan di luar.

Kendati demikian, mereka masih memerlukan izin dari pejabat lingkungan yang sulit untuk diperoleh.

Adapun,Shanghai melaporkan 16.407 kasus Covid-19 tanpa gejala lokal baru untuk 19 April, turun dari 17.332 pada Senin. Kasus juga bergejala turun menjadi 2.494, dari 3.084.

Otoritas kota mengatakan tujuh orang yang terinfeksi COVID-19 meninggal pada Selasa. Shanghai telah melaporkan 17 kematian sejak wabah terbaru dimulai, semuanya dalam 3 hari terakhir.

 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Gawat! Kasus Covid di China Meledak, Cetak Rekor Tertinggi


(luc/luc)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading