BPS: Ekspor Maret US$ 26,5 Miliar, Melonjak 44,36%

News - Lidya Julita Sembiring-Kembaren, CNBC Indonesia
18 April 2022 11:11
Pekerja melakukan aktivitas bongkar muat kontainer di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (4/3/2022). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ekspor Indonesia pada Maret 2022 kembali tumbuh positif. Angkanya pun jauh melebihi dari ekspektasi pasar.

Pada Senin (18/4/2022), Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan nilai ekspor Indonesia sebesar US$ 26,5 miliar. Naik 29,42% dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm) dan 44,36% dibandingkan periode yang sama pada 2021 (year-on-year/yoy). 

Margo Yuwono, Kepala BPS, menyebut ada sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga sehingga mendorong kinerja ekspor. Di antaranya adalah minyak mentah, batu bara, nikel, aluminium, emas, tembaga, dan minyak kelapa sawit.


"Beberapa komoditas ekspor pada Maret mengalami peningkatan signifikan. Harga minyak mentah Indonesia naik dari US$ 95,72/barel pada Februari 2022 menjadi US$ 112,5/barel pada Maret 2022, secara mtm naik 18,58% dan secara yoy 78,74%. Demikian juga komoditas non-migas baik secara mtm maupun yoy," papar Margo.

Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan ekspor tumbuh 23,22% yoy. Sementara konsensus versi Reuters menghasilkan proyeksi 23,8%.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Tanpa Batu Bara, Masihkah Ekspor Indonesia Bertenaga?


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading