Ekspor RI Januari US$ 19,16 Miliar, Tumbuh 25,31%

News - Cantika AP Noveria, CNBC Indonesia
15 February 2022 11:08
Pekerja melakukan pendataan bongkar muat kontainer peti kemas di Terminal 3 Tanjung Priok, Jakarta, Senin (22/11/2021). Pemulihan ekonomi global dari pandemi Covid - 19 dinilai lebih cepat dari yang diekspektasi banyak pihak. Sehingga produksi dan perdagangan melonjak signifikan yang membuat ketidakseimbangan pasar, yang berimbas pada kekurangan bahan baku dan kelangkaan kontainer.. (CNBC Indonesia/ Muhammad Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan data perdagangan internasional periode Januari 2022. Ekspor kembali mencatatkan pertumbuhan positif.

Pada Selasa (15/2/2022), Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto melaporkan ekspor Indonesia pada Januari 2022 bernilai US$ 19,16 miliar. Naik 25,31% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).

"Untuk harga minyak mentah Indonesia atau ICP naik dari US$ 73,6/barel pada Desember 2021 menjadi US$ 85,89/barel pada Januari 2022. Komoditas yang mengalami peningkatan adalah minyak sawit, minyak kernel, timah, tembaga, dan karet," kata Setianto.


Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia memperkirakan nilai ekspor bulan lalu naik 37,18% yoy. Sementara konsensus versi Reuters memperkirakan ekspor tumbuh 33,86% yoy.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

BPS: Ekspor September US$ 20,6 M, Meroket 47,64%


(aji/aji)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading