Kasus Covid-19 Melandai, Mudik Lebaran On The Way!

News - Maesaroh, CNBC Indonesia
15 March 2022 09:19
Calon penumpang menunggu keberangkatan distasiun kereta Pasar Senen, Jakarta, Senin (20/12/20221). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: Calon penumpang menunggu keberangkatan distasiun kereta Pasar Senen, Jakarta, Senin (20/12/20221). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBCĀ Indonesia - Kasus Covid-19 terus melandai selama bulan Maret. Melandainya kasus membuat pemerintah semakin melonggarkan berbagai kebijakan untuk mempersiapkan Ramadhan dan lebaran agar berjalan lebih meriah. Pelonggaran juga untuk membangunkan industri pariwisata yang mulai bangkit setelah mati suri.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan kasus Covid-19 sepekan terakhir (8-14 Maret) mencapai 130.019, turun 36,8% dibandingkan pekan sebelumnya (1-7 Maret) yang berada di angka 205.567.

Pada Senin (14/3), kasus Covid-19 hanya menyentuh 9.629. Jumlah tersebut adalah yang terendah sejak 28 Januari 2022 (9.905) dan sudah turun 85,1% dari puncaknya pada 16 Februari 2022 (64.718).

Kasus kematian juga semakin menurun meskipun penurunannya terbilang lambat. Jumlah kasus kematian hanya turun 4,2% selama sepekan terakhir menjadi 2.007 jiwa dari 2.095 jiwa pada pekan sebelumnya.




Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan pemerintah akan mengakselerasi vaksinasi lengkap untuk menekan kasus kematian. Upaya tersebut diharapkan bisa mendukung ibadah Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri yang sudah ada di depan mata.

"Kita berharap agar jalannya aktivitas ibadah umat Muslim dalam Ramadhan dan Idul Fitri nanti tetap dapat berjalan maksimal, dengan
tetap menerapkan protokol kesehatan sehingga tidak terjadi lonjakan kasus," tutur Luhut dalam konferensi pers, Senin (14/3).

Dalam catatan Kementerian Kesehatan, vaksinasi dosis lengkap baru mencapai 72,8% dari target sementara untuk booster baru di angka 7,07%. Padahal, pencapaian vaksinasi dosis pertama sudah 92,95%.

Selain akselerasi vaksinasi, pemerintah juga telah melonggarkan pembatasan kegiatan masyarakat untuk memeriahkan event MotoGP, Ramadhan hingga lebaran.

Sebagai catatan, Ramadhan dan lebaran adalah periode paling penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia karena menjadi puncak konsumsi masyarakat Indonesia.

Sementara itu, event MotoGP menjadi krusial karena menjadi event terbesar setelah pandemi melanda Maret 2020. Ketiga event tersebut akan menentukan seberapa besar dorongan konsumsi rumah tangga kepada pertumbuhan ekonomi.

Berharap Konsumsi Ramadhan dan Lebaran Untuk Pertumbuhan
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading