Internasional

Kasus Covid-19 Hong Kong Makin Tinggi, RS Mulai Kewalahan

News - sef, CNBC Indonesia
14 February 2022 06:40
People wearing face masks walk past a huge advertisement banner in Hong Kong, Thursday, Feb. 10, 2022. Hong Kong leader Carrie Lam announced on Tuesday that places of worship and hair salons must close from Thursday until at least Feb. 24, when a “vaccine pass” will be rolled out that permits only vaccinated people to visit venues such as shopping malls and supermarkets. (AP Photo/Vincent Yu)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kasus Covid-19 di pusat keuangan Hong Kong masih terus meroket. Minggu (13/2/2022), kota otonomi khusus China itu melaporkan ada 1.347 kasus infeksi baru.

Meski begitu, diketahui ada 2.000 suspek Covid-19. Rumah sakit diyakini mulai kewalahan di kota berpenduduk 7,5 juta orang tersebut, dengan keterisian sudah mencapai 90%, termasuk pusat karantina.


Lonjakan kasus ini menjadi ujian besar bagi China yang menjalankan strategi "nol Covid-19". Beijing sendiri telah mengumumkan akan membantu Hong Kong, dengan tambahan kapasitas pengujian, perawatan dan karantina.

"Penyebaran wabah yang cepat membuat fasilitas kesehatan kewalahan," kata Otoritas kesehatan dikutip Reuters, Senin (14/2/2022).

"Bagi mereka yang dalam kondisi stabil, harap menunggu dengan sabar. Harap perhatikan imbauan kami," kata pejabat Otoritas Rumah Sakit Larry Lee.

Kemarin, Hong Kong mulai memberikan arahan ke publik untuk memvaksinasi anak-anak, mulai dari usia tiga tahun. Ini menyusul kematian yang terjadi pada seorang anak berusia empat tahun.

Sebagian besar karyawan kantor sudah diminta kembali melakukan pekerjaan dari rumah (work from home/wfh). Sebelumnya, pusat kebugaran, bioskop, rumah ibadah sudah diperintahkan untuk tutup sementara restoran bisa beroperasi hanya hingga pukul 18.00.

Hong Kong telah mencatat sekitar 24.000 infeksi dan lebih dari 200 kematian. Meski lebih rendah daripada kota-kota besar lainnya, para ahli medis memperingatkan Hong Kong bisa mencatat 28.000 infeksi setiap hari pada akhir Maret, akibat banyaknya lansia yang belum divaksin.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

'Bos' Hong Kong Ngamuk, Pejabat Party Ga Pake Masker


(sef/sef)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading