'Penjajahan' Masih Terjadi di RI, Impor Kedelai 'Lampu Merah'

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
12 January 2022 14:35
Suarso (68) menyelesaikan pembuatan tempe di kawasan Jakarta, Rabu (15/12/2021). Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan, ketersediaan kedelai untuk bahan baku tempe dan tahu dalam negeri cukup untuk memenuhi kebutuhan Natal 2021 dan tahun baru 2022. Bahkan, Kemendag memperkirakan pasokan kedelai akan terjaga sampai kuartal I 2022.“Pasokan kedelai dari negara eksportir cukup baik. Saat ini negara produsen tengah memasuki masa panen, sehingga kami optimis pasokan kedelai akan cukup hingga kuartal pertama 2022,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Oke Nurwan dikutip dari website resmi Kementerian Perdagangan.
Namun, ia tak merinci berapa jumlah pasokan kedelai yang tersedia saat ini. Ia hanya menyatakan dengan kecukupan pasokan itu, pihaknya memperkirakan harga kedelai stabil.
Sementara itu berdasarkan data Chicago Board of Trade (CBOT), harga kedelai dunia pada akhir November 2021 di sekitar USD12,17 per bushels atau setara USD446 per ton, turun dibanding awal Juni 2021 yang tercatat sebesar US$15,42 per bushel setara US$566 per ton.

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga kedelai dunia masih saja naik. Ini tentu bukan kabar baik bagi Indonesia, negara pengimpor kedelai mayoritas kebutuhan di dalam negeri.

Kemarin, harga futures kedelai di Chicago adalah US$ 1.376,75/bushel. Naik 0,15% dari posisi hari sebelumnya. Dalam sebulan terakhir, harga kedelai melonjak 10,67% secara point-to-point.


Keterbatasan produksi membuat harga kedelai dunia melonjak. Produksi di Brasil, negara penghasil kedelai utama dunia, kemungkinan bakal turun.

Badan Statistik Pangan Brasil (Conab) memperkirakan panen kedelai pada musim tanam 2021/2022 adalah 140,5 juta ton. Turun 1,61% dibandingkan musim tanam sebelumnya.

Kendala cuaca menjadi penghambat produksi kedelai. Iklim di wilayah Amerika Selatan kemungkinan cenderung panas dan kering, yang tidak kondusif bagi pertumbuhan kedelai.

"Prakiraan cuaca mengindikasikan curah hujan di Amerika Selatan tidak memadai. Bahkan di Argentina terpantau suhu akan lebih tinggi," sebut laporan Agritel, lembaga konsultan agrikultur.

Produksi Kedelai Nasional Menipis
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading