Bersyukurlah Wahai Warga Jakarta! Coba Tengok Singapura...

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
23 October 2021 10:30
In this March 14, 2020, photo, a couple wearing face masks walk past the Merlion statue in Singapore. As the virus outbreak spreads ever further, it's becoming clear that some strategies are more likely to succeed in containing it: pro-active efforts to track down and isolate cases, access to basic, affordable public health and clear, reassuring messaging from leaders. (AP Photo/Ee Ming Toh)

Melihat Jakarta yang sudah kembali semarak, kita patut bersyukur. Apalagi di negara tetangga berbagai pembatasan masih berlaku.

Misalnya di Singapura. Pemerintah Singapura memutuskan memperpanjang masa pengetatan hingga 21 November 2021.


Berikut sejumlah pembatasan yang masih berlaku di Singapura:

  • Hanya pengunjung yang sudah divaksin yang boleh makan di restoran.
  • Berkumpul di luar ruangan hanya boleh dihadiri dua orang.
  • Penunjung mal maksinal satu orang per 10 meter persegi, sudah harus divaksin.
  • Atraksi, pertunjukan, dan kapal pesiar dibuka untuk maksimal 50% pengunjung.
  • Museum dan perpustakaan dibuka, kapasitas maksimal 50%.
  • Hotel boleh menerima tamu maksimal dua orang per kamar.
  • Panti pijat, spa, dan salon dibuka. Layanan tanpa masker diperbolehkan jika pelanggan sudah divaksin.
  • Pekerja disarankan tetap 100% bekerja dari rumah.
  • Resepsi pernikahan boleh digelar dengan maksimal 250 tamu, seluruhnya sudah divaksin.
  • Kegiatan ibadah diperbolehkan dengan kapasitas maksimal 1.000 orang.
  • ¬†Upacara pemakaman diizinkan dengan maksimal 30 orang pelayat.
  • Les/bimbingan belajar dibuka dengan kapasitas maksimal 50% per kelas.

Ini terpaksa dilakukan karena terjadi lonjakan kasus positif di Singapura. Dalam tiga hari beruntun, pasien positif corona bertambah lebih dari 3.000 orang setiap harinya.

Selama seminggu terakhir, rata-rata pasien positif corona bertambah 3.386 orang per hari. Naik dibandingkan rerata tujuh hari sebelumnya yaitu 3.086 orang setiap harinya.

Ini membuat angka kasus aktif terus bertambah. Per 22 Oktober 2021, kasus aktif corona di Singapura mencapai 29.652 orang. Lebih tinggi ketimbang Indonesia dan menjadi rekor tertinggi sejak pandemi virus corona meneror Singapura.

coronaSumber: Worldometer

TIM RISET CNBC INDONESIA


(aji/aji)
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading