Harga Batu Bara Membara, Bos Pabrik-Pabrik Mulai Gerah

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
15 October 2021 14:50
Coal piles are seen at a warehouse of the Trypillian thermal power plant, owned by Ukrainian state-run energy company Centrenergo, in Kiev region, Ukraine November 23, 2017. Picture taken November 23, 2017. REUTERS/Valentyn Ogirenko

Jakarta, CNBC Indonesia - Beberapa industri dalam negeri menjerit dengan situasi harga batu bara yang terus melonjak. Industri tersebut umumnya menggunakan batu bara sebagai sumber energi untuk berproduksi. Kementerian Perindustrian menyebut telah menyorot persoalan ini.

"Sejak kami mendapatkan masukan dari teman-teman Asosiasi bukan hanya tekstil, tapi banyak industri lain. Dan yang menangani batu bara di Direktorat Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (Dirjen IKFT), Kami kumpulkan semua asosiasi," kata Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Dirjen IKFT Kemenperin Elis Masitoh kepada CNBC Indonesia, Jumat (15/10/21).


Masukan dari banyak aspirasi mengeluhkan terjadinya kenaikan harga batu bara secara signifikan. Elis menyoroti perlunya kesediaan batu bara dalam negeri lebih dulu mengutamakan kepentingan industri sebelum diekspor.

Selain itu, mengenai harga pun seharusnya mengikuti keekonomian dalam negeri. Untuk itu koordinasi antar lintas Kementerian menjadi hal wajib, yakni dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Ini terus dikomunikasikan dengan Kementerian ESDM supaya menjamin ketersediaan batu bara, karena terkait energi batubara diupayakan nggak keluar dan DMO dijaga, dan dinaikkan. Kita minta Kementerian yang menangani pertambangan dan batubara yakni Kementerian ESDM untuk menaikkan DMO supaya kepentingan nasional diutamakan dibanding harga ekspor batubara yang mahal," sebut Elis

Adapun Kementerian ESDM telah menentukan syarat pemenuhan Domestic Market Obligation (DMO) 25%. Aturan ini seharusnya menjadi kewajiban sekaligus komitmen industri pertambangan ke pasar domestik yang dipengaruhi oleh jumlah produksi hingga gap harga jual. Tujuannya demi menjamin ketersediaan pasokan bahan bakar pembangkit industri.

"Kita minta dengan koordinasi menaikkan produksi batubara itu. Langkah-langka yang di Kemenperin seperti yang disampaikan asosiasi dan karena tupoksi Kementerian lain, kami koordinasi dan mendorong Kementerian lain menjaga suplai batubara," ujarnya.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading