Sedih Semen RI Over Supply, Pengusaha: Setop Pabrik Baru!

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
23 September 2021 11:40
Bongkar muat semen di pelabuhan Biringkassi, Pangkep, Sulawesi Selatan (dok. Semen Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kondisi industri semen di Indonesia saat ini cukup menyedihkan. Pasokan berlebih membuat industri lesu. Jangan ada pembangunan pabrik semen baru lagi di Indonesia.

Produsen semen melihat audit data semen tidak perlu dilakukan. Karena data yang didapat dari asosiasi sudah riil di lapangan.

Ketua Umum Asosiasi Semen Indonesia (ASI), Widodo Santoso, menegaskan tidak perlu dilakukan audit data semen, karena data yang diperoleh asosiasi sudah sesuai kondisi di lapangan.


"Tidak perlu, apa diaudit, data ASI itu hasil rapat anggota ASI dengan Kementerian Perindustrian," kata Widodo kepada CNBC Indonesia, Selasa (23/9/2021).

Dari data Asosiasi Semen Indonesia, kondisi industri memang masih terpantau kelebihan pasokan. Total kapasitas produksi semen di Indonesia mencapai 116.301.480 ton per tahun, sedangkan jualan ekspor dan dalam negeri hanya 70 juta ton. Artinya utilisasi pabrik hanya sekitar 60%.

Pelaku usaha juga menegaskan, dengan kondisi saat ini tidak diperlukan pembangunan pabrik baru di tanah air, paling tidak sampai 2030 mendatang.

"Kondisi yang diperlukan saat ini, tidak ada lagi pembangunan pabrik baru di tanah air," katanya.

Wacana melakukan audit muncul saat perdebatan yang terjadi antara Anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, dengan Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia. Ini terjadi lagi dalam rapat kerja antara Komisi VI DPR RI dan Kementerian Investasi/BKPM, Rabu (22/9/2021).

Mulanya Andre mengingatkan kata-kata Bahlil dalam rapat kerja 30 Agustus lalu, ketika itu Bahlil akan melakukan audit apabila ada kesalahan data terkait izin pembukaan pabrik baru semen.

Rapat kali ini, Andre menantang Bahlil untuk melakukan audit investigasi. Sebab, berdasarkan data yang diklaim politikus Partai Gerindra ini akan ada pembangunan pabrik dengan kapasitas 12 juta ton di Kalimantan Timur (Kaltim).

Sementara, produksi semen di Kalimantan saat ini sudah mencapai 10,3 juta ton, dengan konsumsi semen di Kalimantan yang hanya 4 juta ton dalam setahun.

"Dalam data yang saya dapatkan kita bicara Kalimantan, saya ingin sampaikan, Kalimantan yang akan dibangun 12 juta ton itu di Kaltim Pak Bahlil, harus diketahui Kalimantan itu konsumsi semen hanya 4 juta ton setahun," kata Andre.

Menurut Andre produksi semen di Indonesia sudah mencapai 116 - 120 juta ton dengan konsumsi dalam negeri dan ekspor sebesar 70 juta ton. Sehingga utilisasi pabrik semen hanya 60%, mengutip data Kementerian Perindustrian dan Asosiasi Semen Indonesia.

"Dengan data Kemenperin dan Asosiasi Semen Indonesia, pertumbuhan semen kita sampai tahun 2025 itu hanya 4%. Otomatis utilisasi kita sampai 2025 itu 78% dan diprediksi sampai 2030 kita tidak perlu membangun pabrik semen baru," kata Andre.


[Gambas:Video CNBC]

(wed/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading