Ramai Maskapai Batal Penerbangan, Bagaimana Nasib Bandara?

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
23 July 2021 19:22
Warga Negara Asing (WNA) tiba dibandara Soekarno Hatta Terminal 3, Tangerang, Banten, Kamis (22/7/2021). Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly merevisi aturan dalam Permenkumham Nomor 26 Tahun 2020 tetang Bisa dan izin tinggal dalam masa adaptasi kebiasaan baru. Dengan revisi itu, pemerintah membatasi kedatangan warga negara asing (WNA) selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4.(CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Belakangan ada fenomena maskapai penerbangan ramai-ramai membatalkan penerbangan karena sepi penumpang. Kejadian ini terjadi di Bandara Husein Sastranegera Bandung beberapa hari lalu.

Bagaimana sebenarnya kondisi aktivitas bandara di Indonesia? Salah satu pihak operator bandara di Indonesia yaitu PT AP I mengungkapkan kondisi bandara khususnya selama PPKM Darurat atau PPKM Level 4. AP I memang bukan pihak yang mengelola bandara di Bandung, tapi setidaknya bisa memberikan gambaran soal operasi bandara saat ini di tengah pembatasan.

"Saat ini seluruh bandara yang kami kelola masih beroperasi dengan normal meskipun dengan pembatasan jam operasional," kata VP Corporate Secretary AP I Handy Heryudhitiawan, kepada CNBC Indonesia, Jumat (23/7).


Lingkup kelolaan bandara Angkasa Pura I ada 15, yakni, Bandara Sam Ratulangi (Manado), Bandara Syamsudin Noor (Banjarmasin), Bandara El Tari (Kupang), Bandara Adi Soemarmo (Solo), Bandara Internasional Yogyakarta.

Selain itu, Bandara I Gusti Ngurah Rai (Bali), Bandara Juanda (Surabaya), Bandara Sultan Hasanuddin (Makassar), Bandara SAMS Sepinggan (Balikpapan), Bandara Adisutjipto (Yogyakarta), Bandara Jenderal Ahmad Yani (Semarang), Bandara Lombok Praya, Bandara Pattimura (Ambon), Bandara Frans Kaisiepo (Biak), Bandara Sentani (Jayapura)

Sebelumnya, Bandara di Bandung sempat tidak ada penerbangan sama sekali, karena dibatalkan oleh maskapai. Yang dikonfrimasi Executive General Manager Bandara Husein Sastranegara mengonfirmasi hal ini.

"Cancel flight ini dimulai dari tanggal 19 Juli 2021 kemarin. Tanggal 20 Juli itu ada 2 aircraft movement yang takeoff Bandung - Medan, dengan penumpang 17 orang yang sudah memenuhi syarat penerbangan, tanggal 21 (hari ini) cancel flight lagi, tanggal 22 Juli cancel flight lagi, tanggal 23 kita nanti keputusan jam 7 malam," jelasnya, kepada CNBC Indonesia, Kamis (22/7).

Namun Bandara terus beroperasi melayani penerbangan VIP, operasional milter, penerbangan maintenance pesawat, dan lainnya. Airport juga masih melayani fasilitas tes PCR/Rapid Antigen juga vaksinasi.

"Penerbangan niaga kita hari ini juga cancel flight. Siapa yang memutuskan cancel flight? Itu maskapai bukan pihak bandara. Karena penjualan tiket di maskapai. Kebijakan refund itu yang menjelaskan dari maskapai," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bandara-Bandara Mulai Sibuk, Penumpang Membeludak Lagi!


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading