Internasional

Makin Banyak! Ribuan Warga Jepang 'Eksodus' Tinggalkan RI

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
22 July 2021 10:10
A man wearing a protective mask to help curb the spread of the coronavirus walks near a Japanese flag at a shopping arcade at Asakusa district Thursday, Oct. 22, 2020, in Tokyo. (AP Photo/Eugene Hoshiko)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gelombang warga asing yang meninggalkan Indonesia terus bertambah akibat kenaikan kasus Covid-19. Perusahaan Jepang misalnya mempercepat upaya untuk membantu ekspatriat meninggalkan RI.

Mengutip Nikkei Asia, pada Rabu (21/7/2021) sebuah penerbangan maskapai All Nippon Airways (ANA) yang disewa mendarat di Bandara Narita Tokyo dari Jakarta dengan membawa192 WN Jepang. Tak hanya itu, maskapai Japan Airlines (JAL) dikabarkan akan mengirimkan penerbangan carternya sendiri pada hari Minggu (25/7/2021) mendatang.


Melansir media yang sama, Kedutaan Besar Jepang di Jakarta menyebut sejauh ini diketahui sekitar 2.000 ekspatriat ingin kembali ke Negeri Sakura dari Indonesia. Pemulangan sebagian besar karena instruksi kantor pusat.

Dari sisi pemerintah Jepang, kedutaan menyebut negara memberikan dukungan penuh kepada para warganya yang ingin kembali. Mereka juga akan dibebaskan dari kuota pembatasan masuk ke Jepang.

Namun, nantinya para warga yang kembali harus menjalani karantina selama 11 hari. Paket karantina akan disediakan dengan biaya antara 400 ribu yen dan 500 ribu yen (Rp52 juta hingga 65 juta).

Selain Jepang, negara lain juga telah memulangkan ekspatriat dari Indonesia. Sekitar 80 warga negara Korea Selatan (Korsel), mengutip Arirang, telah dipulangkan pekan lalu dengan kondisi sebagian terinfeksi corona.

Menurut Kedutaan Besar Korsel di Indonesia hingga hari ini, 288 warga yang tinggal di RI telah terinfeksi virus corona. Sebanyak 15 orang telah meninggal.

Menurut Kantor Berita Pusat Taiwan, sekitar 90 pengusaha Taiwan di Indonesia akan pulang dengan penerbangan sewaan pada 28 Juli. Kepada CNBC Indonesia, Kedutaan Besar Vietnam di Indonesia juga telah mulai menerima aplikasi online dari warga negara di negara yang ingin dipulangkan.

Per Rabu, secara akumulatif Indonesia sudah mencatat ada 2,9 juta kasus Covid-19. Jumlah kematian total mencapai 77.583 orang.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading