Ini 2 Obat Corona Rekomendasi Baru WHO & Harganya

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
07 July 2021 15:07
Kevzara (Dok: FarmasiI

Jakarta, CNBC Indonesia - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Selasa (6/7/2021) memberikan rekomendasi penggunaan obat radang sendi Actemra dan Kevzara sebagai obat untuk menangani pasien Covid-19. Ini didasari dari data yang menyebut bahwa kedua obat ini mampu untuk "mengurangi risiko kematian dan kebutuhan akan ventilasi mekanis" para pasien.

Hasil ini didapatkan dari penelitian yang melibatkan 10.930 pasien. "Kami telah memperbarui panduan perawatan perawatan klinis kami untuk mencerminkan perkembangan terbaru ini," kata pejabat Darurat Kesehatan WHO Janet Diaz, sebagaimana dikutip Reuters, Rabu (7/7/2021).


Dua obat ini nyatanya bukan obat sembarangan. Obat-obat ini merupakan obat yang sangat keras sehingga harus digunakan dengan resep dan pengawasan dokter. Sebelum penggunaan, dokter akan betul-betul melakukan screening yang ketat mengenai kemungkinan penggunaan obat ini kepada pasiennya.

Bila obat ini digunakan dengan tidak tepat, kedua obat ini, baik Actemra maupun Kevzara, justru dapat memicu penyakit parah seperti pengembangan lubang di dinding perut atau usus atau perforasi, Kanker, Liver, Hepatitis B, dan Alergi.

ActemraFoto: Actemra (Dok Roche)
Actemra

Melihat kerasnya dan ketatnya screening mengenai penggunaan obat ini, harga keduanya pun cukup mahal. Menurut harga eceran tertinggi (HE) oleh Kemenkes, Actemra dijual dengan nama Tocilizumab.

Tocilizumab 400 mg/20 ml infus dijual seharga Rp 5.710.600. Sementara Tocilizumab 80 mg/4 ml infus sipatok Rp 1.162.200.

Untuk Kevzara, belum ada info resmi mengenai apabila obat ini telah masuk ke Indonesia. Namun di Amerika Serikat (AS), mengutip Drugs.com, obat ini sendiri dipatok dengan harga US$ 3.827 atau setara Rp 55 juta untuk dosis150 mg/1.14 mL.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

WHO Rekomendasikan Obat Baru untuk Pasien Covid-19


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading