Internasional

Israel Kembali Serang Gaza Palestina, Ini Kronologinya

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
16 June 2021 15:32
Israel melancarkan serangan udara di Gaza, pertama sejak gencatan senjata dengan Hamas. (Dok: Tangkapan layar Aljazeera)

Jakarta, CNBC Indonesia - Israel kembali menyerang jalur Gaza, Palestina, Rabu (16/6/2021) dini hari. Militer Israel dan seorang saksi di Gaza mengatakan angkatan udara Yahudi melancarkan serangan udara di untuk membalas balon beramunisi yang dikirim warga ke Israel selatan.

"(Kami) siap untuk semua skenario, termasuk pertempuran baru dalam menghadapi aksi teroris lanjutan yang berasal dari Gaza," kata tentara Israel, menambahkan mereka menyerang kompleks Hamas, dikutip dari Aljazeera.


Mereka menambahkan bahwa serangan itu merupakan tanggapan terhadap peluncuran balon tersebut. Balon yang dikirim Hamas menyebabkan kebakaran di 20 lapangan terbuka di komunitas dekat perbatasan Gaza.

Sementara, dilansir dari AFP, beberapa sumber di Palestina mengatakan serangan Israel menargetkan setidaknya satu situs di timur kota selatan Khan Younes. Namun hingga berita ini diturunkan, belum jelas apakah ada korban akibat kejadian ini.

Seorang juru bicara Hamas mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa Palestina akan melawan dengan berani. "Kami akan membela hak-hak mereka dan situs suci di Yerusalem," kutip media itu.

Serangan udara ini menandai gejolak besar pertama antara Israel dan Gaza sejak gencatan senjata pada 21 Mei, mengakhiri serangan 11 hari Israel di wilayah tersebut. Peristiwa itu menewaskan 256 warga Palestina dan 12 warga Israel.

Ini juga serangan yang pertama dilakukan Israel di bawah pemerintahan baru Perdana Menteri Naftali Bennett. Ia mengalahkan Benjamin Netanyahu, yang telah berkuasa 12 tahun, dalam pemilihan di parlemen Israel Minggu (13/6/2021).

Bennett merupakan sosok yang dikatakan menentang kemerdekaan Palestina. Ia sangat mendukung pemukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem timur.

Senin lalu, pemerintah baru Israel menyetujui pawai nasionalis sayap kanan Israel dan kelompok pro-pemukim melalui Yerusalem Timur yang diduduki. Pawai itu dinilai Hamas provokatif.

Sebelum pawai, polisi Israel secara paksa memindahkan puluhan warga Palestina dari luar Gerbang Kota Tua Damaskus. Sedikitnya 17 warga Palestina ditangkap dan 33 lainnya terluka saat polisi Israel menembakkan granat kejut di daerah sekitar Gerbang Damaskus.

Ratusan ultranasionalis Yahudi yang berpartisipasi dalam pawai terdengar meneriakkan "Matilah orang Arab" dalam bahasa Ibrani. Dalam nyanyian anti-Palestina lainnya, mereka berteriak "Semoga desamu terbakar" kepada masyarakat Palestina.

Sehari setelahnya, pada Selasa, ratusan warga Palestina di Gaza melakukan protes, termasuk memperingati pendudukan Israel tahun 1967 di bagian timur kota. Unjuk rasa itu terjadi ketika ketegangan tetap tinggi atas rencana pemindahan paksa Israel terhadap keluarga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah.




[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading