Luhut Ingin Ada Work From Bali, Wagub Bali Komentar Begini!

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
25 May 2021 18:20
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dalam Peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Tangkapan Layar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mencanangkan program Work From Bali bagi Aparatur Sipil negara (ASN) pada Juli nanti. Tujuan program ini adalah demi meningkatkan kembali geliat ekonomi pariwisata di Bali yang sudah sangat terpuruk.

Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Gede Agung Sukawati tidak begitu berharap program ini belum akan membawa dampak signifikan terhadap ekonomi pariwisata di Bali secara keseluruhan. Namun, ada dampak lain yang menjadi tujuan.

"Secara kuantitatif mungkin belum banyak berpengaruh terhadap tingkat hunian hotel di Bali, tapi dampak yang kami harapkan, adalah nyala api pariwisata Bali masih tetap bersinar, walaupun masih redup," katanya kepada CNBC Indonesia, Selasa (25/5/21).


Selama setahun terakhir, hotel dan restoran di Bali terkena dampak parah akibat pandemi Covid-19. Ada pelarangan masuk bagi wisatawan mancanegara, padahal mereka yang menjadi salah satu tulang punggung utama pergerakan ekonomi di Pulau Dewata. Melalui WFB, ada harapan untuk memulihkan kembali kepercayaan diri pelaku usaha dan wisatawan.

"Yang kedua, dengan terobosan program WFB, bisa meningkatkan kepercayaan wisatawan domestik untuk berlibur ke Bali. Sehingga ke depannya bukan saja WFB saja yang datang ke Bali, tapi wisatawan, lainnya juga akan datang sebagaimana terjadi sebelum masa Covid-19. Jadi untuk dampak ikutannya, itu yang sangat diharapkan," jelas Tjokorda.

Ketika kepercayaan diri mulai meningkat, maka bisa untuk mendorong perekonomian Bali yang masih minus. Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenko Marves, Odo R.M. Manuhutu menjelaskan program ini sudah dibahas dari beberapa bulan lalu. Salah Satu tujuannya mengembalikan perekonomian Bali.

"Kontraksi ekonomi Bali mencapai - 9,36% di Q1, dimana tingkat kunjungan Bali minim, tingkat okupansi hotel hanya 10%, hotel banyak tidak cukup bayar gaji karyawan, maintenance juga tidak cukup," jelasnya dalam Konferensi Pers Virtual, Sabtu (22/5/2021).


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading