Lengkap! Ini Jadwal Libur Lebaran dan Larangan Mudik 2021

News - Redaksi, CNBC Indonesia
06 May 2021 10:10
Petugas kepolisian memeriksa dokumen pengendara yang melintas di Pospam Gerem, Cilegon, Banten, Kamis (6/5/2021) dini hari. Pemeriksaan tersebut terkait larangan mudik lebaran 2021 yang dimulai dari tanggal 6 hingga 17 Mei sebagai upaya mengantisipasi risiko peningkatan kasus penularan COVID-19 jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri telah menetapkan tanggal cuti bersama dan hari libur nasional Idul Fitri 2021.

Dalam SKB tersebut diputuskan cuti bersama untuk Lebaran 2021 hanya satu hari, yakni pada Rabu tanggal 12 Mei 2021.

Sementara tanggal 13 dan 14 Mei 2021 yang jatuh pada Kamis dan Jumat ditetapkan sebagai hari libur Lebaran 2021.


Jadwal libur yakni Rabu, 12 Mei 2021 sebagai cuti bersama, 13-14 Mei 2021 adalah libur Lebaran dan bertepatan dengan kenaikan Isa Al Masih (13 Mei 2021).

Dengan begitu masyarakat memiliki waktu libur masa Lebaran selama 3 hari yaitu pada 12, 13, dan 14 Mei 2021.

Meski terdapat cuti bersama dan libur Lebaran yang panjang, pemerintah telah mengimbau agar tidak mudik untuk menekan laju penyebaran Covid-19, mengingat pandemi yang belum juga pulih.

Untuk itu, pemerintah mengeluarkan larangan mudik mulai 6-17 Mei 2021 dan pengetatan mudik Lebaran diberlakukan pada 22 April-5 Mei dan 18-24 Mei 2021.

Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri (Kabarhakam) Komjen Pol. Arief Sulistyanto mengatakan, pihaknya menambah titik penyekatan dari sebelumnya 333 titik menjadi 381 titik. Titik penyekatan itu tersebar dari Sumatera Selatan sampai Bali.

Menurut Arief, jika ditemukan masyarakat yang tetap mudik lewat jalur tikus, pasti akan terjaring di titik penyekatan pemudik. Mereka akan diminta putar balik ke kota asal.

"Apabila ditemukan masyarakat yang tetap nekat mudik, pertama yang akan dilakukan adalah melakukan swab antigen atau GeNose. Kalau memang positif (COVID-19) dia akan diisolasi. Kalau negatif dia akan dikembalikan (ke kota asal)," kata Arief.

Berikut daftar titik penyekatan di sembilan provinsi:

1. Polda Jabar: 158 titik
2. Polda Jateng: 85 titik
3. Polda Jatim: 74 titik
4. Polda Banten: 16 titik
5. Polda Metro Jaya: 14 titik
6. Polda DIY: 10 titik
7. Polda Sumsel: 10 titik
8. Polda Lampung: 9 titik
9. Polda Bali: 5 titik.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading