Internasional

Rumah Sakit Singapura Lockdown karena Jadi Kluster Corona

News - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
30 April 2021 08:30
(foto:visitsingapore.in) Foto: visitsingapore.in

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah rumah sakit di Singapura telah menjadi pusat penyebaran Covid-19. Ini terjadi pasca ditemukan puluhan kasus infeksi lokal yang ditemukan terkait dengan pusat kesehatan itu.

Dikutip Channel News Asia, RS Tan Tock Seng saat ini menjadi tempat di mana 24 orang diprediksi tertular virus corona itu. Kasus Covid-19 di rumah sakit itu diketahui tertular dari seorang suster.

Tercatat dalam kluster itu ada seorang dokter dan beberapa petugas kesehatan lainnya serta pasien. Mereka diketahui tertular pada bangsal 7D dan 9D.

"Pengujian untuk staf dan pasien yang telah berada di kedua bangsal tersebut masih dalam proses. Semua kontak dekat dari kasus tersebut, termasuk pasien, pengunjung dan staf yang telah berada di bangsal yang terkena dampak, juga akan ditempatkan di karantina," kata Departemen Kesehatan Singapura dikutip Jumat (30/4/2021).

"Kasus-kasus elektif akan ditunda kecuali yang mendesak, dan kasus kecelakaan darurat yang tidak mengancam jiwa akan dialihkan ke rumah sakit lain," tambah lembaga itu. Saat ini rumah sakit itu sedang dalam penguncian (lockdown) dengan tidak mengizinkan kunjungan non pasien.

Melansir media yang sama, setidaknya ada 16 kasus corona komunitas di negeri itu. Per Kamis (29/4/2021), melansir Worldometers, ada total 35 kasus corona baru.

Di Singapura pemerintah membagi tiga kelompok kasus, yakni kasus impor, pekerja migran dan komunitas lokal. Di lokal, penyebaran RS Tan Tock Seng jadi yang tertinggi.

Kluster besar lainnya ada di petugas Immigration & Checkpoints Authority (ICA) yang ditempatkan di Changi Airport Terminal 1. Setidaknya ada dengan delapan kasus.

Tujuh dari kasus tersebut adalah anggota keluarganya, termasuk seorang bocah lelaki berusia tiga tahun. Mereka semua telah ditempatkan di karantina.

Di 2020, negara berpenduduk 5,7 juta itu telah lolos dari pandemi secara cepat. Negeri jiran RI itu hanya melaporkan lebih dari 60.000 kasus infeksi dan 30 kematian.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Singapura Isolasi 1.200 Orang, Covid-19 Kembali Menggila?


(sef/sef)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading