APBN-Swasta Tak Kuat, Rp466 T Bangun Ibu Kota Baru dari Mana?

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
23 April 2021 06:41
Desaiin Garuda Istana Negara Ibu Kota Baru (Instagram/@Jokowi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perdagangan, Benny Soetrisno memandang, pendanaan pembangunan ibu kota negara (IKN) dari swasta mustahil untuk dilakukan.

Pasalnya, kata Benny kebanyakan pengusaha swasta masih berjuang untuk membangkitkan kembali bisnis usahanya dari pandemi Covid-18.


"Sangat tidak mungkin. Kalau swasta luar (luar negeri) barangkali bisa, sebaiknya dibangun secara bertahap. Jangka menengah dan panjang," jelas Benny kepada CNBC Indonesia, Kamis (22/4/2021).

Seperti diketahui, berdasarkan dokumen RPJMN 2020-2024 yang diperoleh CNBC Indonesia, pembangunan Ibu Kota Negara ini akan memakan biaya Rp 466,98 triliun. Dana ini terdiri dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), swasta dan Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Pembangunan IKN di Kalimantan Timur, porsi pembiayaan dari APBN hanya akan sekitar 19% dan sisanya sekitar 81% akan dilakukan bersama investor swasta.

Halaman 2>>

Dana Pembangunan IKN Cair Rp 1,7 Triliun dari APBN
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading