Terbongkar! Negaranya Tsunami Covid, WN India Eksodus ke RI

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
22 April 2021 16:05
Health workers rest in between cremating COVID-19 victims in New Delhi, India, Monday, April 19, 2021. India has been overwhelmed by hundreds of thousands of new coronavirus cases daily, bringing pain, fear and agony to many lives as lockdowns have been placed in Delhi and other cities around the country. (AP Photo/Manish Swarup)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kabar mengejutkan datang dari Kementerian Kesehatan. Lembaga itu mengungkapkan adanya kedatangan warga negara India ke Indonesia dan sejumlah negara secara besar-besaran.

Hal ini disampaikan Kasubdit Karantina Kesehatan Ditjen P2P Kemenkes, dr Benget, dalam rapat bersama tim Satuan Tugas Covid-19 Riau. Sebagaimana diketahui, India kini tengah mengalami gelombang kedua tsunami corona, di mana kemarin, kasus harian mencetak rekor dunia, 300.000 orang.


"Terkait kedatangan WNI dan WNA, kemarin sudah banyak warga India masuk ke Indonesia, banyak sekali," katanya sebagaimana dilaporkan detik, Kamis (22/4/2021).

Mereka, kata dia, datang dari jalur udara melalui Bandara Soekarno-Hatta. Warga India, juga diidentifikasi berada di Samarinda dan positif corona.

"Kami hari ini telah lakukan pemantauan perketat, karena informasi ada eksodus," katanya.

Menurutnya lagi, warga India yang datang sudah dikarantina di satu hotel. Ini dilakukan untuk mengawasi ancaman varian baru.

"Mereka banyak masuk mempunyai Kitas (kartu izin tinggal terbatas) dan pakai visa. Ini mungkin yang menjadi tugas juga dari Imigrasi," kata Bengat lagi.

Sementara itu Ketua BNPB sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo, yang juga hadir meminta Ditjen Imigrasi dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bertindak cepat. Ini, tegasnya, informasi penting.

"Saya baru tahu nih ada WNA bisa masuk ke Indonesia. Ini informasi penting, tolong didalami, karena kita ini masih melakukan pelarangan WNA masuk, kecuali kalau dia punya Kitas, di luar itu tidak boleh," katanya.

"Dirjen Imigrasi dan Kemlu, tolong jangan sampai kita membiarkan kedatangan WNA. Satu sisi mudik tidak boleh, tapi ada WNA yang difasilitasi."

Berita selengkapnya klik di sini>>>


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading