Internasional

Warga Bumi Siap-siap Disuntik Vaksin 3 Kali, Ini Alasannya

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
22 April 2021 13:20
A droplet falls from a syringe after a health care worker is injected with the Pfizer-BioNTech COVID-19 vaccine at Women & Infants Hospital in Providence, R.I., Tuesday, Dec. 15, 2020. (AP Photo/David Goldman) Foto: Ilustrasi Vaksin (AP/David Goldman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Alasannya, kekebalan vaksin terhadap virus, yang semula dua suntikan, dirasa berkurang.

Hal ini setidaknya terungkap dalam wawancara CNBC International dengan Kepala Petugas Medis BioNTech, Dr. Ozlem Tureci. BioNTech sebelumnya mengembangkan vaksin dengan teknologi mra bersama Pfizer, yang menghasilkan efikasi 91%.


"Kami melihat memudarnya respons imun ini juga pada orang yang baru saja terinfeksi dan itu juga sepertinya dengan vaksin," ujarnya.

"Orang-orang akan memerlukan vaksinasi melawan corona setiap tahun, seperti flu musiman."

Pernyataannya bak gayung bersambut dengan CEO Pfizer Albert Bourla. Ia juga mengatakan hal ini.

Menurutnya orang-orang sepertinya membutuhkan suntikan ketiga dari vaksin, 12 bulan setelah menerima dua dosis vaksin. Vaksin Pfizer sendiri dilaporkan sejumlah penelitian memberikan perlindungan ke virus hingga enam bulan.

Sebenarnya, hal yang sama juga pernah diutarakan perusahaan pembuat vaksin asal China Coronavac, Sinovac. Entitas itu mengatakan tengah membuat penelitian kemungkinan suntikan vaksin dosis ketiga untuk memperkuat efikasi vaksin.

"Kami sekarang menganalisa data tingkat perlindungan setelah enam bulan termasuk melakukan eksperimen dalam memberikan suntikan ketiga pada penerima untuk melihat apakah ada peningkatan proteksi lebih tinggi. Beberapa hasilnya diharapkan akan segera keluar," kata CEO Sinovac, Yin Weidong.

Dalam sebuah studi di Chile oleh University of Chile dilaporkan bahwa vaksin Sinovac hanya 56,5% efektif melawan corona dua minggu setelah dosis kedua diberikan. Sementara jika hanya mendapat satu suntikan, efikasi hanya 3%.

Akibat hal ini, pemerintah Chile sendiri sedang mempertimbangkan untuk memberikan suntikkan dosis ketiga bagi masyarakat. Langkah serupa juga telah dipertimbangkan oleh negara lainnya seperti Uni Emirat Arab (UEA).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sedih, Vaksinasi Covid-19 RI Kalah Jauh dengan India & Brasil


(sef/sef)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading