Internasional

Wahai Warga Bumi, Siap-siap Disuntik Dosis ke-3 Vaksin Corona

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
22 April 2021 07:20
Peninjauan Vaksinasi Seniman dan Budayawan, Galeri Nasional Indonesia, 19 April 2021

Jakarta, CNBC Indonesia - Wacana suntikan ketiga dosis vaksin virus corona (Covid-19) makin bergulir. Kepala petugas medis BioNTech mengatakan kekebalan dua dosis berkurang terhadap virus.

Bahkan, kata dia, orang-orang perlu mendapatkan vaksinasi setiap tahun, seperti halnya vaksin flu musiman. Sebelumnya bersama Pfizer, BioNTech membuat vaksin corona yang memiliki keampuhan 91% melawan virus dengan kemampuan melawan gejala parah selama enam bulan.


A Palestinian medic displays a vial of the Moderna COVID-19 vaccine, at the health ministry, in the West Bank city of Bethlehem, Wednesday, Feb. 3, 2021. The Palestinian Authority has administered its first known coronavirus vaccinations after receiving several thousands of doses of the Moderna vaccine from Israel. The Pfizer-BioNTech and AstraZeneca vaccines will be provided in the coming weeks through COVAX, a World Health Organization program designed to help poor countries acquire vaccines. (AP Photo/Nasser Nasser)Foto: Vaksin Moderna COVID-19. (AP Photo/Nasser Nasser)
A Palestinian medic displays a vial of the Moderna COVID-19 vaccine, at the health ministry, in the West Bank city of Bethlehem, Wednesday, Feb. 3, 2021. The Palestinian Authority has administered its first known coronavirus vaccinations after receiving several thousands of doses of the Moderna vaccine from Israel. The Pfizer-BioNTech and AstraZeneca vaccines will be provided in the coming weeks through COVAX, a World Health Organization program designed to help poor countries acquire vaccines. (AP Photo/Nasser Nasser)

"Kami melihat indikasi untuk ini," kata Dr. Ozlem Tureci saat wawancara dengan CNBC Internasional, Rabu (21/4/2021).

"Kami melihat memudarnya respons imun ini juga pada orang yang baru saja terinfeksi dan itu juga sepertinya dengan vaksin."

Pernyataannya bukan tanpa alasan. Mutasi virus yang menyebabkan varian baru menjadi penyebab.

Beberapa varian diketahui mengandung mutasi ganas E484 K alias "Eek" yang membuat corona lebih mudah menular, termasuk ke kelompok muda dan anak-anak. Bahkan beberapa vaksin disebut tak efektif melawan varian hasil mutasi itu.

Sebelumnya CEO Pfizer Albert Bourla juga mengatakan hal ini. Ia mengatakan orang-orang sepertinya membutuhkan suntikan ketiga dari vaksin, 12 bulan setelah menerima dua dosis vaksin.

Halaman 2>>>

HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading